ARTICLE

Wed - May 05, 2021 / 858 / Parenting

Hal yang Bisa Anak dan Orang Dewasa Pelajari dari Perumpamaan Tentang Talenta

Pasti Superparents dan kakak guru sekolah minggu setuju dengan pernyataan ini,”Semua orang Tuhan ciptakan dengan talenta atau bakat masing-masing dan itu sangat spesial!” Tuhan Yesus sendiri memberikan gambaran kepada kita melalui firman-Nya yang tercatat di Matius 25: 14-30 dan Lukas 19: 12-27.

Makna perumpamaan tentang talenta

Memang yang lebih banyak kita kenal adalah perumpamaan talenta yang ada di Matius 25: 14-30, walaupun dalam Lukas 19: 12-27 penjelasannya serupa tapi tak sama. Tuhan Yesus sendiri menggunakan perumpamaan tentang talenta ini untuk membantu kita memahami panggilan kita sebagai orang Kristen yang bertanggung jawab. Ia ingin agar apa yang telah Tuhan berikan kepada kita bisa digunakan untuk membawa kemuliaan dan kehormatan kepada-Nya!

Masing-masing kita diberikan kesempatan, waktu, dan perlengkapan (kemampuan/bakat) untuk mengembangkan hidup. Tinggal bagaimana kita mampu memakainya dan menjadi berkat untuk banyak orang.

Baca juga : PERMAINAN SUPER SERU SEKALIGUS EDUKATIF YANG BISA MEMBANGUN KEIMANAN ANAK UNTUK KELUARGA

Kenapa dikisahkan dengan contoh tiga orang?

Pernah nggak sih kak bertanya-tanya, kenapa kok dalam perumpamaan ini dikisahkan tiga contoh orang. Yang pertama bisa menghasilkan laba 100%, yang kedua 50%, dan yang ketiga tidak menghasilkan apa-apa karena dia simpan. Ini adalah gambaran Tuhan terhadap sikap dan pemikiran manusia.

Sebagai orang percaya yang telah menerima talenta dari Tuhan, ada yang menyadarinya dan mengusahakannya sehingga bisa menghasilkan berkali-kali lipat lalu menjadi berkat buat banyak orang. Ada yang masih ragu, namun tetap berusaha mengusahakannya walaupun belum maksimal. Lalu juga ada yang tidak menyadarinya sama sekali karena terlalu malas dan akhirnya sayang sekali talenta yang Tuhan berikan karena tidak ia gunakan.

Pentingnya anak dan kita menyadari inisiatif dan dorongan rohani

Pada akhirnya, kita akan tetap mempertanggung jawabkan apa yang telah Tuhan karuniakan pada kita masing-masing. Apakah sudah digunakan untuk menyatakan kemuliaan dan kehormatan Tuhan dalam dunia ini? Jangan sampai kita seperti hamba yang tidak mengusahakan apa-apa dan mengingkari karunia serta pekerjaan Tuhan dalam hidup kita.

Untuk itulah kita perlu sadar akan dua hal penting ini, inisiatif dan dorongan rohani! Kita semua bisa kok, tinggal bagaimana menyadari dan mengembangkan kemampuan kita saja. Usahakan sedari dini, anak pun mengetahui tujuan hidupnya. Ajarkan ia mengetahui tujuan hidup yang telah Tuhan rencanakan bagi dia. Superparents bisa melihat caranya di artikel ini TRIK AMPUH MENGAJARKAN ANAK UNTUK MENCAPAI TUJUAN HIDUPNYA MULAI SEKARANG

Saat mereka sudah menyadarinya, dorong mereka agar tidak mudah menyerah dan terus berusaha walaupun menemui berbagai macam kendala.

Baca juga : 10 KARAKTER YANG HARUS DIMILIKI ANAK DAN CARA MEMBANGUNNYA

Kita harus memiliki dorongan rohani juga. Jangan hanya puas menjadi orang yang biasa-biasa saja. Tapi jadilah garam dan terang untuk lingkungan sekitar kita. Jadikan daya upaya/ kerja, kemampuan/ sumber daya, dan waktu sebagai sarana mengungkapkan syukur pada Tuhan sehingga bisa dipakai semaksimal mungkin dalam hidup kita!

Sudah siapkah kita menggunakan talenta yang Tuhan berikan?

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK