ARTICLE

Thu - Aug 14, 2025 / 795 / Inspirational

5 Kisah Bullying di Alkitab yang Berakhir dengan Balasan Mengerikan

Istilah bullying mungkin terdengar modern

 

tapi perilaku ini sudah ada sejak zaman Alkitab. Menghina, merendahkan, menindas, atau menakut-nakuti orang lain adalah bentuk-bentuk bullying yang Tuhan tidak pernah kompromi. Dari anak-anak hingga raja, siapa pun yang melakukannya, akan menuai akibatnya.

1. Anak-anak Betel yang Mengejek Elisa (2 Raja-raja 2:23–24)

Ketika Elisa berjalan ke Betel, sekelompok anak muda mengejeknya, “Naiklah, botak!” Mereka tidak sekadar bercanda, tapi sengaja mempermalukan seorang hamba Tuhan.

Konsekuensi: Tuhan mengizinkan dua ekor beruang keluar dari hutan dan mencabik-cabik 42 orang dari mereka.
Pelajaran: Menghina orang lain, apalagi pelayan Tuhan, bukan hal kecil di mata Tuhan. Kata-kata yang melukai bisa membawa konsekuensi besar.

2. Saudara-Saudara Yusuf (Kejadian 37:4–28)

Karena iri pada mimpi dan kasih sayang ayah mereka, saudara-saudara Yusuf mengolok-oloknya, menganiaya dia, lalu menjualnya sebagai budak.

Konsekuensi: Mereka hidup dengan rasa bersalah bertahun-tahun dan akhirnya harus memohon pertolongan dari Yusuf yang dulu mereka sakiti.
Pelajaran: Bullying karena iri hati menghancurkan hubungan dan meninggalkan luka yang dalam, bahkan di keluarga.

BACA JUGA : Bully Berhenti di Sini: Peran Orangtua dalam Menghentikan Siklus Bullying

3. Firaun yang Menindas Israel (Keluaran 1:8–14)

Firaun memperlakukan bangsa Israel dengan sangat kejam, memaksa mereka bekerja keras dan merampas kebebasan mereka.

Konsekuensi:
Mesir menerima 10 tulah besar, dan Firaun kehilangan anak sulungnya.
Pelajaran: Penindasan tidak pernah bertahan lama. Pada waktunya, Tuhan membela yang tertindas.

4. Haman yang Mengintimidasi Mordekhai (Ester 3–7)

Haman tersinggung karena Mordekhai tidak mau memberi hormat padanya. Ia lalu merencanakan pembunuhan besar-besaran terhadap seluruh orang Yahudi.

Konsekuensi: Semua rencananya gagal, dan ia justru dihukum mati di tiang gantung yang ia siapkan untuk Mordekhai.
Pelajaran: Kejahatan yang direncanakan untuk orang lain bisa berbalik menghancurkan diri sendiri.

5. Goliat yang Menghina Tentara Israel (1 Samuel 17:4–51)

Setiap hari Goliat mengejek dan menakut-nakuti tentara Israel. Ia merasa tidak terkalahkan karena kekuatan fisiknya.

Konsekuensi: Ia tewas di tangan Daud, seorang gembala muda yang datang dengan iman kepada Tuhan.
Pelajaran: Kesombongan dan intimidasi tidak akan bertahan melawan kebenaran dan iman.

Bullying bukan hanya masalah anak sekolah

Ini adalah masalah hati manusia. Kisah-kisah Alkitab ini mengingatkan bahwa setiap tindakan merendahkan, mengintimidasi, atau menindas akan menuai akibat jika bukan sekarang, suatu hari nanti.

Tuhan memanggil kita untuk membangun, bukan meruntuhkan; untuk melindungi, bukan melukai. Mari pastikan kata-kata dan perbuatan kita membawa damai, bukan menjadi bagian dari siklus bullying yang melukai hati orang lain.

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK