ARTICLE

Wed - Feb 13, 2019 / 405 / Parenting

Viral Video Murid Menantang Gurunya, Sebaiknya Kita Mengajarkan Anak Hal Ini

Baru-baru ini kita digegerkan dengan munculnya video anak SMP yang menantang gurunya dengan sikap yang sangat tidak hormat di Gresik. Yang menakjubkannya, sang guru menghadapinya dengan sabar dan tidak membalas kelakuan anak tersebut. Kejadian ini berawal karena anak tersebut ditegur oleh gurunya karena merokok di dalam kelas.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Dinas Pendidikan  (Dindik) Gresik, Mahin menyesalkan perbuatan murid tersebut karena tidak sopan kepada gurunya. Dari berita yang beredar sekarang, siswa kelas 9 SMP PGRI Wringinanom, Gresik tersebut sudah meminta maaf kepada gurunya, Nur Khalim di Polsek Wringinanom. Ia juga memeluk gurunya sambil menitikkan air mata.

Baca juga : ALASAN ANAK HARUS MULAI MEMILIKI PIKIRAN SESUAI FIRMAN TUHAN SEDARI DINI

Haruskah hal seperti ini diselesaikan di pihak yang berwajib? Dan pertanyaan selanjutnya, kenapa anak zaman sekarang bisa dengan mudahnya mengolok dan bersikap tidak hormat kepada gurunya? Jadi serba salah, mau tegas dengan anak seperti zamannya mimin (pernah lho dilempar penghapus dari kayu oleh guru) atau sabar. Kalau ditegasin, kadang orangtuanya melapor ke sekolah karena tidak terima. Bingung ya.

Semua kembali ke pendidikan di rumah atau peran orangtuanya. Orangtua yang baik, bisa mengajarkan anak tentang otoritas, menghargai, dan menghormati orang lain sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan serta kasih. Untuk menghindari hal ini terjadi pada anak SuperParents, yuk sedari dini kita ajarkan bahwa:

Sumber : Parenting Squad

1. Tuhan mengajarkan untuk menghormati otoritas.

Kenapa kita harus menghormati guru? Karena Tuhan memerintahkan hal itu. Ajarkan anak bahwa mereka harus rendah hati dan bersikap mau diajar. Mulailah dengan menyampaikan kalau menghormati guru juga merupakan bentuk ketaatan kepada Tuhan.

“Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.” (Ibrani 13: 17)

 

2. Menghormati guru adalah bentuk mengasihi orang lain.

Ajarkan ke anak bahwa kita harus mengasihi orang lain. Sebagai pengikut Yesus, menghormati orang yang lebih tua adalah bentuk mengasihi.

“Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.' (Yohanes 13: 35)

 Baca juga : PERLU TAHU! KENALI DAN HINDARKAN ANAK DARI EKSPLOITASI SEKSUAL SECARA ONLINE

3. Nggak ada manusia yang sempurna.

Ingatkan anak kalau nggak ada manusia yang sempurna di dunia ini, bahkan guru sekalipun. Sebagai manusia biasa, guru juga bisa melakukan kesalahan. Tapi bukan berarti mereka harus diperlakukan dengan tidak adil. Doronglah anak untuk menerima kesalahan gurunya sama seperti Tuhan mengampuni kesalahan kita.

“Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.” (Roma 15: 7)

 

4. Berdoa untuk anak.

Mungkin anak punya sentimen tersendiri ke gurunya. Dalam hal ini, SuperParents perlu mempertimbangkan mengatasi masalahnya. Ambilah waktu mengobrol dengan anak. Lalu ajarkan kalau mengampuni adalah cara satu-satunya untuk berdamai dengan masalah. Setelah itu, berdoalah supaya Tuhan memberkati dan memperlengkapi guru untuk membimbing semua muridnya dengan cara yang tepat.

“….mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.” (Lukas 6: 28)

Pengawasan dan perhatian orangtua kepada anak sangat mempengaruhi sikap dan perilaku anak baik di rumah maupun di sekolah. Jadi, sadarilah bahwa orangtua mewakili Tuhan dalam setiap hubungan. Cara terbaik untuk mengajarkan rasa hormat adalah dengan memberikan anak contoh yang baik.

Sumber : jawaban.com

Contasia Christie

Superbook
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK