ARTICLE

Fri - Mar 05, 2021 / 735 / Parenting

Menjawab Pertanyaan Anak, Kenapa Kita Harus Mengampuni Orang Lain?

“Dia kok yang salah! Kenapa aku harus maafin? Dia aja belum minta maaf ke aku. Itu nggak adil!”

Pernah mendengar kalimat itu terlontar dari mulut anak? Sebenarnya tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun tidak mudah mengampuni orang lain lho! Pertanyaan yang pasti muncul adalah, kenapa saya harus mengampuni orang lain kalau mereka minta maaf saja tidak.

Jawabannya sebenarnya mudah, karena Tuhan meminta kita melakukannya. Dia sudah terlebih dulu mengasihi kita dengan mengorbankan putera tunggalnya untuk menebus semua dosa kita melalui salib. Dia telah mengampuni semua kesalahan kita terlebih dulu, tidak peduli seberapa besarnya.

Baca juga : CARA MENGAJARKAN ANAK UNTUK MENGELOLA EMOSI DAN MENGENDALIKAN DIRI YANG EFEKTIF

Mengampuni orang lain, membebaskan kita dari rasa bersalah dan benci yang bisa mempengaruhi sikap maupun perilaku kita. Membawa kemarahan, kepahitan, dan kekecewaan justru akan menyakiti kita, tapi bukan orang yang melakukan kesalahan tersebut.

Mengampuni itu sangat penting karena kita mengikuti teladan yang Tuhan berikan. Dalam Matius 18: 21-22, Tuhan mengatakan bahwa kita harus mengampuni orang lain sampai tujuh puluh kali tujuh kali, dalam artian tidak ada batasan saat kita mengampuni orang lain.

Contoh yang bisa anak-anak teladani di Alkitab selain Tuhan Yesus adalah Stefanus. Dalam Kisah Para Rasul 6-7, diceritakan Stefanus yang percaya kepada Kristus dilempari batu hingga mati dan tetap mau mengampuni orang-orang yang melemparinya (Kisah Para Rasul 7:60).

Pelajaran penting lainnya adalah kita bisa dengan rendah hati meminta pengampunan orang lain saat kita melakukan kesalahan. Seperti Daud yang melakukan kesalahan besar dalam hidupnya. Dan pada kitab Mazmur diceritakan bahwa ia meminta pengampunan pada Tuhan, Tuhan pun mau mengampuninya.

Baca juga : TRIK AMPUH MENGAJARKAN ANAK UNTUK MENCAPAI TUJUAN HIDUPNYA MULAI SEKARANG

Tuhan Yesus mengingatkan kita dalam kitab Matius, jika kita tidak mau mengampuni orang lain maka Bapa tidak akan mengampuni dosa kita (Matius 6:12). Tapi jangan karena kita punya sifat yang suka mengampuni, kita berdiam diri saja saat orang lain menyakiti dan memperlakukan kita dengan buruk.

Apabila anak mengalami hal buruk, misalnya perundungan (bullying) di sekolah atau media sosialnya, mintalah mereka untuk melaporkannya kepada guru atau orang tua. Namun kita tia tidak perlu membalas perbuatan mereka dan menjadikannya musuh.

Jadi, kenapa kita harus mengampuni orang lain? Ya karena kita mengikuti teladan Tuhan Yesus dalam Alkitab. Lagipula mengampuni baik untuk kesehatan mental kita.

Sumber : Christian Question

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK