Acara dibuka dengan kegiatan unik bersama Ka Olive dan Ka Nanda yang melukis sambil menutup mata. Aktivitas tersebut terlihat sangat seru, namun hasil gambarnya menjadi tidak sesuai harapan dan tampak berantakan. Dari ilustrasi sederhana ini, anak-anak belajar bahwa dalam kehidupan pun kita sering merasa tidak sempurna. Ada kalanya kita merasa tidak cukup baik, tidak cukup pintar, atau tidak seperti yang kita harapkan.
Melalui momen ini, anak-anak diajak memahami bahwa perasaan tidak sempurna adalah hal yang wajar, tetapi perasaan itu bukanlah kebenaran tentang siapa diri mereka sebenarnya.
Anak-anak kemudian menyaksikan kisah sahabat Superbook yang mulai menjauh dari teman-temannya. Ia tidak marah dan tidak membenci siapa pun. Ia hanya merasa dirinya tidak cukup baik dan tidak cukup pintar. Karena perasaan itulah ia memilih menarik diri.
Kisah ini menjadi cerminan yang dekat dengan kehidupan anak-anak. Dari cerita tersebut, mereka belajar bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh kesalahan atau kemampuan, melainkan oleh Sang Pencipta. Tuhanlah yang menentukan nilai setiap pribadi.
Melalui petualangan Superbook, anak-anak diajak kembali ke awal penciptaan. Mereka melihat bagaimana Tuhan menciptakan terang, langit, tumbuhan, dan binatang. Namun ketika Tuhan menciptakan manusia, Alkitab mencatat bahwa ciptaan itu “sungguh amat baik.”
Pesan ini sangat penting bagi anak-anak. Tuhan tidak pernah salah saat menciptakan manusia. Tuhan tidak pernah melihat diri kita sebagai kesalahan. Ia bukan hanya menciptakan kita, tetapi juga mengenal kita secara pribadi dan mengasihi kita sepenuhnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, Ka Nanda dan Ka Olive mengajak anak-anak untuk mengambil kertas putih dan alat gambar. Anak-anak diminta menggambar tentang diri mereka sendiri, bisa tentang hobi, kesukaan, atau hal-hal yang mereka sukai dari diri mereka.
Kegiatan ini menjadi momen refleksi bahwa setiap anak adalah unik dan berharga. Hasil gambar kemudian dapat difoto dan dibagikan melalui Instagram dengan menandai @superbookindonesia sebagai bentuk perayaan atas identitas yang Tuhan berikan.
Super Kebenaran pada pertemuan ini adalah:
Aku adalah ciptaan Tuhan yang sangat berharga.
Super Ayat yang menjadi dasar pembelajaran diambil dari Mazmur 139:14:
“Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kau buat dan jiwaku benar-benar menyadarinya.”
Dan bagikan kepada keluarga serta teman-teman agar semakin banyak anak yang diberkati melalui Superbook Kids Club.
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK