ARTICLE

Thu - Jan 07, 2021 / 802 / Parenting

Kenali Jenis-jenis Pemberontakan yang Sering Terjadi Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Orang tua maupun guru sekolah minggu harus bisa mengendalikan anak-anaknya. Kenapa? Agar anak-anak bisa taat dan menghindarkan mereka dari perbuatan yang tidak dewasa, bahkan memberontak. Amsal 29: 15 mengatakan dengan jelas kepada kita, bahwa anak yang tidak dididik dengan disiplin dan tegas, suatu hari bisa saja mereka memberontak.

Pemberontakan sendiri memang lekat dengan kehidupan manusia, karena itu salah satu bentuk dosa. Anak-anak sendiri punya kemampuan alami untuk menentang dan mereka mendapatkannya juga dari orang tua. Namun Tuhan telah mendirikan “institusi otoritas” yang dirancang untuk menetapkan batasan dan aturan. Otoritas itu adalah orang tua, sebagai wakil dari otoritas Tuhan dalam rangka melindungi anak-anak.

Baca juga : TIDAK PERLU BERTERIAK, INI TIPS MENEGUR ANAK DENGAN KASIH TUHAN!

Ada dua jenis pemberontakan yang biasanya terjadi pada anak-anak, bahkan dewasa.

  1. Pemberontakan Aktif

Pemberontakan ini terjadi saat seorang anak tidak mendengarkan atau melakukan instruksi orang tuanya. Misalnya:

  • Saat anak meluapkan ketidaksetujuannya dengan berkata, “Tidak!” atau berjalan pergi menjauhi orang tua yang masih berbicara dengannya.
  • Saat anak dengan sengaja tidak menggubris dan mendengarkan orang tua saat menasihatinya.
  • Saat seorang anak tidak mau menerima koreksi dari orang tua, justru mencibir atau membantah, dan tidak mau mengakui kesalahannya.
  1. Pemberontakan Pasif

Pemberontakan ini ditunjukkan dengan melakukan sesuai instruksi dari orang tuanya, tapi dalam hati ada kekecewaan, sakit hati, dsb. Jika pemberontakan ini terus terjadi, bisa saja otoritas orang tua akan hancur karena anak sudah tidak menghormatinya lagi. Contoh kasusnya:

  • Melakukan apa yang orang tua minta, tapi dengan wajah yang keberatan, tidak hormat, dan terpaksa.
  • Melakukan hal yang diminta tapi tidak dengan cara atau sikap yang benar.

Lalu bagaimana kita sebagai orang tua atau guru sekolah minggu menghadapi dan mengatasi pemberontakan yang anak-anak lakukan?

  1. Mendidik anak sesuai firman Tuhan

Amsal 22:6 dengan jelas mengatakan kepada kita fungsi dari orang tua, yaitu mendidik anak agar mereka tidak menyimpang. Didikan yang paling bagus adalah teladan-teladan yang telah diberikan oleh Tuhan Yesus melalui Firman-Nya. Kalau kita sendiri sebagai orang tua tidak pernah membaca Alkitab apalagi melakukan firman-Nya bagaimana kita bisa mengajarkan mereka agar mau tunduk pada otoritas Tuhan.

 Baca juga : HAL YANG SERING MEMBUAT KITA SEBAGAI ORANG TUA MERASA GAGAL DAN CARA MENGATASINYA

  1. Ajarkan untuk tunduk kepada Allah

Allah yang membuat peraturan (Roma 13-1-5). Ia adalah otoritas tertinggi yang harus kita hormati. Jangan sampai anak lebih menaati otoritas lain, selain Tuhan karena akan sangat berpegaruh pada hidupnya.

 

  1. Tetap masuk akal

Anak yang berkemauan keras biasanya akan sukarela taat akan peraturan kalau itu memang masuk akal baginya. Beri alasan bagi dia untuk taat dengan jelas.

 

  1. Didik dengan sabar dan konsisten

Tidak ada sesuatu yang instan. Mendidik anak butuh proses. Orang tua yang tidak sabar biasanya akan melakukan hukuman fisik atau membentak anak. Oke mungkin hal itu berhasil di awal. Tapi tidak akan berhasil untuk jangka panjang, bisa-bisa anak malah memberontak secara pasif.

 

  1. Berdoa

Walaupun mendidik anak sangat melelahkan, doa adalah sarana penguatan Tuhan bagi kita. Kalau Allah saja memberikan anak yang berkemauan keras, pasti Dia juga akan memberikan jalan keluar bagi kita agar bisa mendidiknya.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK