ARTICLE

Wed - Jan 06, 2021 / 1399 / Parenting

Tidak Perlu Berteriak, Ini Tips Menegur Anak dengan Kasih Tuhan!

Gemas ya rasanya kalau ada anak yang sulit diatur dan tidak mau menurut. Menghadapi anak-anak yang sudah bertingkah diluar batas memang membutuhkan energy ekstra. Akhirnya kita sebagai orang tua harus bisa menegur anak agar mereka sadar akan perbuatannya. Namun sadar nggak sih, kadang cara kita menegur itu kurang tepat?

Ada beberapa teguran yang akhirnya berujung pada perlawanan anak. Itu semua karena cara kita tidak tepat. Menegur juga harus dengan kasih agar anak yang ditegur mengerti kesalahannya dan tidak mengulanginya lagi.

Berikut ini adalah contoh-contoh teguran yang tidak disampaikan dengan kasih.

  1. Teguran yang di motivasi oleh amarah.
  2. Teguran yang di motivasi oleh kebencian.
  3. Teguran yang di motivasi oleh membalas.
  4. Teguran yang di motivasi oleh iri hati.
  5. Teguran yang di motivasi oleh untuk menunjukkan power.

 Baca juga : HAL YANG SERING MEMBUAT KITA SEBAGAI ORANG TUA MERASA GAGAL DAN CARA MENGATASINYA

Menegur anak sesuai Kasih Tuhan

Berat ya bahasanya. Eits tapi bener lho Superparents, Tuhan sendiri sudah pernah mengajarkan kita dalam firman-Nya bagaimana cara menegur yang baik. Ini tidak berlaku hanya untuk orang dewasa saja, tapi juga anak-anak.

  1. Tegur secara empat mata

“Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.” (Matius 18:15)

Ketika anak berbuat kesalahan, Tuhan mengajarkan kita untuk tidak menyebarkan kesalahannya kepada orang lain. Melainkan hanya dengan anak saja dan tentunya dengan sikap rendah hati, penuh kasih. Sampaikan dengan kata-kata yang bijak bukan dengan caci maki. Mintalah bimbingan dari Roh Kudus agar apa yang kita sampaikan kepada anak seturut kehendak-Nya dan bisa membangun anak.

  1. Jangan menegur dengan keras

Kadang secara tidak sadar kita membentak anak bahkan sampai melakukan tindakan fisik (misalnya mencubit anak). Pengalaman mimin, ketika melakukan ini anak akan menangis dan seakan takut dengan kita, tapi sayangnya perilaku itu kembali muncul di kemudian hari. Emosi kita yang tersalur justru tidak membuat anak belajar. Anak tetap tidak tahu dan mengerti kesalahannya.

Dengan berbicara hati ke hati, apa yang kita sampaikan justru lebih sampai ke anak. Apalagi ditambah dengan penjelasan kita yang masuk akal. Misalnya daripada mengatakan,”Lei jangan naik-naik ke atas! Bahaya! (sambil menarik anak menjauhi tangga)” sebaiknya diganti dengan kalimat, “Lei kamu sebaiknya bermain di bawah saja. Tidak usah naik tangga karena kamu bisa jatuh dan nanti terluka.”

Baca juga : LANGKAH-LANGKAH YANG WAJIB DIAJARKARKAN KE ANAK AGAR MEREKA BISA MEMBUAT KEPUTUSAN!

  1. Gunakan Time Out

Cara ini bisa dipakai mulai dari anak yang berusia 18 bulan – 5 tahun. Mengistirahatkan anak atau mengisolasinya selama beberapa saat, dapat membantu mereka menyadari apa yang mereka lakukan dan memperbaiki perilaku buruknya. Saat Superparents melakukan metode ini, sebaiknya anak didudukkan di kursi dan jangan berikan apapun atau mengajaknya berbicara selama beberapa waktu. Sesuaikan waktu dengan usia anak. Contoh untuk anak 4 tahun, time-outnya selama 4 menit. Anak harus bisa diam dan tenang 15 detik sebelum masa time-out berakhir.

  1. Buat peraturan

Buatlah aturan sesuai dengan usia anak kita. Aturan bisa berfungsi dengan baik kepada anak yang sudah berusia sekolah. Sedangkan anak batita dan balita masih belajar apa itu aturan.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK