ARTICLE

Thu - Jul 01, 2021 / 696 / Inspirational

Cerita Alkitab yang Bisa Menguatkan dan Memupuk Keberanian Anak di Masa Pandemi

Angka Covid yang merangkak makin tinggi dan mulai menjangkit anak-anak mungkin membuat kita takut. Anak yang tadinya happy karena akan memulai tahun ajaran baru dan bisa tatap muka, harus menelan pil pahit lagi untuk belajar dari rumah. Orang tua juga tidak jarang menjadi ikut kuatir kembali akan masa depan anak, pekerjaan, dll.

Namun kali ini Superbook mau menguatkan Superparents dan anak-anak agar tidak takut menghadapi pandemi ini. Karena ketakutan adalah senjata iblis untuk membuat anak Tuhan mundur dan tidak mau #beranibergerak dalam rencana Tuhan. Firman Tuhan selalu mengatakan kepada kita agar jangan takut dan percaya bahwa Tuhan bersama dengan kita.

Baca juga : 7 PAHLAWAN DI ALKITAB YANG BISA JADI TELADAN HIDUP ANAK

Kisah Alkitab tentang keberanian

Nah salah satu tokoh Alkitab yang bisa anak-anak teladani di masa ini adalah Yosua dan Kaleb! Superparents bisa membaca kisah lengkapnya di Bilangan 13: 25-33 & 14: 1-38. Saat itu Tuhan meminta Musa untuk mengirimkan dua belas pengintai untuk melihat Kanaan, Tanah Perjanjian. 10 orang pengintai melihat daerah itu dengan kaca mata ketakutannya. Mereka melihat bahwa orang-orang yang mendiami tanah itu besar-besar seperti raksasa dan bahkan ada yang melebih-lebihkannya.

Tapi Yosua dan Kaleb justru melihat negeri itu dengan kaca mata positif. Mereka melihat bahwa Kanaan adalah negeri yang berlimpah susu dan madunya, luar biasa baik. Yosua dan Kaleb pun berpikir kalau bangsa Israel pasti bisa menduduki negeri itu karena Tuhan beserta dengan mereka.

Kalau kita melihat Yosua dan Kaleb, mereka bisa tetap berani karena memiliki iman dan percaya kepada Allah pasti akan menolong. Tuhan mau kita menjadi anak-Nya yang pemberani dan tidak tertipu oleh roh ketakutan yang iblis tanamkan. Anak-anak juga tetap harus memperhatikan protokol kesehatan sambil beriman di masa ini ya. Karena dengan menerapkan protocol kesehatan, berarti mereka telah melindungi diri sendiri dan orang lain, sesuai dengan nilai yang Tuhan ajarkan, yaitu kasih.

Baca juga : TOKOH ALKITAB YANG NAMANYA DIUBAH OLEH TUHAN YANG MUNGKIN BELUM KAMU TAHU

Kisah Alkitab yang menguatkan agar tidak stres

  1. Daud

Daud pernah merasa stres, yaitu saat ia melarikan diri dari Raja Saul karena ancaman dirinya akan dibunuh. Kalau kita membaca kitab Mazmur, kita akan menemukan keluhan-keluhan Daud yang sedang putus asa. Ia memakai kata-kata kewalahan, beban berat, tertunduk, terganggu, masalah dan kematian.

Tapi Daud tetap mengingat bahwa Tuhan itu adalah sumber harapan. Dari Daud kita belajar bahwa bagaimana kita perlu mengingatkan diri kita akan janji-janji Tuhan saat dalam keadaan stress. Walaupun keadaan belum membaik, ingat bahwa Tuhan tidak pernah mengecewakan kita.

 

  1. Ayub

Wah kurang apa kisah Ayub ini. Dia pasti mengalami stres yang sangat berat. Apa yang ia miliki hilang dalam sekejab. Mulai dari harta, keluarga, dan bahkan kesehatannya. Dalam kondisi inilah kita bisa belajar iman yang begitu tangguh, ia tetap menaruh harapannya dalam Tuhan dan tidak pernah goyah.

Baca juga : MANFAAT MENGAJARKAN ANAK UNTUK DAPAT BERKATA POSITIVE SELF TALK

Melalui kisah Ayub, kita bisa belajar bahwa tidak semua saran yang kita terima dari orang lain itu jadi yang terbaik buat kita. Kita harus selalu mengoreksinya sesuai dengan Alkitab. Kedua, kita juga belajar untuk mengasihi dan memuji Tuhan dalam kondisi apapun itu. Mudah buat kita untuk memuji Tuhan saat keadaan kita baik-baik saja. Tapi begitu keadaan buruk terjadi, kita malah mengutuki Tuhan.

 

  1. Rut

Rut juga pernah mengalami keputusasaan. Masa sulitnya dimulai saat suaminya meninggal (Rut 1:5), lalu kesulitan secara ekonomi. Rut dan Naomi akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Moab dan kembali ke tanah kelahiran Naomi. Karena kesetiaan Rut, Tuhan hadir dan memberkati kehidupannya. Saat dalam keadaan sulit, Rut tidak langsung melihat Tuhan akan menyediakan hal yang baik baginya. Tapi justru dengan menghadapi dan melewati masa itu dengan setia, dia mendapati hal yang tak terduga di depan.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK