ARTICLE

Fri - May 17, 2019 / 541 / Sunday School

Siapkan Anak Pra-remaja dan Remaja Dalam Menghadapi Masalah dengan Strategi Ini

Perjalanan perkembangan manusia mulai dari anak-anak sampai dewasa adalah proses yang rumit dan penuh perjuangan. Untuk itulah anak harus sedari dini dibekali dengan dasar spiritual yang kuat agar bisa menghadapi keragu-raguan, tekanan dari teman sebaya, godaan, bahkan stres.

Anak-anak pastinya akan menapaki jenjang pra-remaja kemudian remaja. Disinilah gambar diri mereka mulai terbentuk dengan jelas. Secara manusiawi, kita seringkali mendengar kata “dunia itu tidak adil” tapi anak didorong untuk “harus berhasil”. Sementara anak pra-remaja dan remaja ini memiliki perasaan tidak cukup layak yang mulai mempengaruhi jati diri mereka.

Baca juga : 3 CARA MENCIPTAKAN LIBURAN YANG MENGASIKKAN BERSAMA ANAK SEKOLAH MINGGU

Agar SuperTeacher mampu mempersiapkan anak pra-remaja agar bisa terbebas dari tekanan yang dihadapi dengan rahmat Tuhan, berikut tips dari Superbook:

1. Berfokus pada Tuhan dan contoh-contoh di Alkitab

Alkitab itu sebenarnya dikemas dengan berbagai contoh kehidupan manusia yang relevan. Seperti kisah Yusuf di Kejadian 37, 39-45; Matius 9; pertobatan Saulus di Kisah Para Rasul 9, dan masih banyak lagi. SuperTeacher bisa mengajak anak-anak membahas tentang perumpamaan anak yang hilang (Lukas 15), dan diskusikan bersama tentang pandangan mereka pada sikap dan perbuatan setiap tokohnya.

Kenali serta ajarkan anak untuk mengetahui siapa yang menciptakan mereka dan bagaimana jati diri mereka dibentuk. Semua anak berharga di mata Tuhan dan Tuhan pasti mempunyai rencana yang indah untuk setiap mereka. Jadi arahkan anak pra-remaja untuk melibatkan Tuhan dalam segala kehidupan mereka.

2. Kasih karunia Tuhan selalu ada

Tunjukkan secara kontekstual dan nyata bahwa kasih karunia Tuhan selalu menyertai mereka. Contohnya bisa dengan menyediakan kardus yang berisi beberapa kertas yang bertuliskan “situasi yang tidak adil dan merusak jati diri” mereka, misalnya kalimat “orangtua bercerai”, “kamu jelek”, “dasar bodoh”, dan lain-lain. Anak bisa mengambil tulisan tersebut, lalu menempelkannya di papan.

Setelah itu, mereka bisa belajar untuk menuliskan kasih karunia Tuhan di sebelah kata tersebut. Misalnya anak mendapatkan kata “begitu saja kamu tidak bisa”, anak menuliskan “kiranya Tuhan yang memampukan saya melakukan apapun”, dll.

Baca juga : KENALI PERGUMULAN ANAK PRA REMAJA DAN BAGAIMANA CARA KITA MENUMBUHKAN IMAN MEREKA

3. Bagikan pengalaman

Sharing adalah cara yang tepat bagi anak pra-remaja dan remaja untuk saling belajar pengalaman. Pada tahap ini, mereka biasanya lebih percaya dengan masukan dari teman-teman sebayanya atau yang tidak begitu jauh umurnya karena dianggap mengerti pergumulan mereka juga. Kakak disini bisa membantu mereka dengan mengarahkan dan memberikan dasar Firman Tuhan yang tepat dalam membahas pergumulannya.

Nah Superyouth sebagai lanjutan dari Program Superbook, seminggu lagi akan mengadakan “Superyouth Kopdar Ruang Hati” dimana para anak pra-remaja dan remaja bisa mendengar kesaksian dari Rafael Tan (Smash) serta mendapatkan konseling tentang permasalahan yang sedang mereka hadapi. Di acara ini, mereka bisa saling sharing dan dikuatkan bersama tim dari Superyouth. Yuk ajak anak-anak pra-remaja dan remaja di gereja kakak untuk ikut acara ini dengan menghubungi PRISKA (0877-7456-4054).

DAFTAR 

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK