ARTICLE

Wed - May 08, 2019 / 473 / Inspirational

Kenali Pergumulan Anak Pra Remaja dan Bagaimana Cara Kita Menumbuhkan Iman Mereka

Menghadapi anak remaja tidak mudah, sama seperti anak pra remaja. Inilah saatnya bagi mereka akil balik dan mulai mencari jati diri. Menurut dictionary.com, pra remaja dapat digolongkan dari anak usia 9-12 tahun. Sebagai orangtua maupun guru sekolah Minggu, kita harus mengerti apa yang menjadi pergumulan mereka dan bagaimana caranya menumbuhkan imannya sebelum beranjak remaja.

Biasanya masa-masa ini, anak mulai merasakan keraguan, tekanan dari teman-teman sebayanya, hasrat menggebu tentang suatu hal, dan stres. Supaya iman anak SuperParents maupun Super Teacher bisa siap menghadapi masa ini, Superbook punya beberapa tips.

Baca juga : 10 TANDA KAMU STRES JADI GURU SEKOLAH MINGGU DAN CARA MENGATASINYA

Faktor Keluarga

Pengaruh terbesar anak dalam perkembangannya ada di dalam “keluarga”. Saat kecil, orangtua akan meninggalkan didikan terbaik secara spiritual. Dan akhirnya saat dewasa, mereka bisa mempunyai iman yang kuat lalu memuridkan teman, orang disekitarnya, bahkan menjadi mentor. Jangan remehkan pentingnya pengaruh orangtua dalam membangun spiritualitas anak! Inilah yang Superbook selalu dengungkan agar orangtua juga berperan dan tidak menyerahkannya begitu saja pada gereja ataupun guru sekolah Minggu tanpa ada campur tangan.  

 

Sumber : parenting.co.id

Lalu bagaimana caranya membangun iman anak pra remaja agar kuat sebelum masa remaja?

1. Konten

Pelajaran di sekolah Minggu itu ternyata “meninggalkan kenangan yang cukup besar” bagi anak lho. Kadang anak masih teringat beberapa tahun sesudahnya kegiatan yang pernah ia lakukan dan pesan penting di sekolah Minggu yang didapatkannya. Misalnya tentang pengampunan. Jadi inilah tantangan kita sebagai guru sekolah Minggu (GSM) agar mempersiapkan bahan mengajar benar-benar sepenuh hati, kreatif, dan kontekstual.

2. Pentingnya hubungan

Hubungan anak dengan gereja punya dampak yang kuat dalam pertumbuhan iman spiritualitas anak. Anak akan terikat dan bertumbuh di gereja apabila ia merasakan kenyamanan berinteraksi maupun membina hubungan dengan orang-orang disana. Mungkin mereka akan mulai meninggalkan gereja apabila tidak merasa dicintai dan merasa menjadi bagian dari “keluarga” gereja.

3. Pentingnya kesenangan

Jika anak-anak melihat komunitas Kristen sebagai hal yang menarik dan menggairahkan, tidak membosankan serta kaku, mungkin anak akan terus berpartisipasi kedepannya. Mereka akan melanjutkan ke komunitas remaja di gereja, bertumbuh, dan mulai melayani.

 

Sumber: Children's Ministry

Pesan Utama

1. Dasar Kristen

Memperkuat dasar-dasar ke-Kristenan adalah tujuan penting pelayanan anak. Jangan remehkan apa yang mereka rasakan dan pelajari, justru pengenalan akan Tuhan akan dimulai saat mereka lahir. Semua pengalaman yang anak alami akan membentuk cara pandang mereka pada pengenalan akan Tuhan.

2. Aktivitas berpusat pada Tuhan dan manusia

Melalui pelayanan anak yang menarik, GSM yang keren dan penuh persiapan, paduan suara, serta kegiatan-kegiatan dimana Kristus dan Firman Tuhan dibagikan secara terus menerus, bisa membangun komitmen anak kepada Kristus. Apalagi kalau anak sudah memiliki komunitas Kristen yang saling mendukung. Inilah yang akan memproteksi anak-anak dari pergaulan yang salah disekitarnya.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK