ARTICLE

Wed - Jun 09, 2021 / 704 / Parenting

Cara Memaafkan Orang Tua dan Menyembuhkan Luka Masa Kecil Agar Tidak Menurun Ke Anak

Sadar tidak sadar, sakit hati dan kepahitan kita terhadap orang tua kita, terkadang kita bawa dalam pola asuh kita saat ini. Sebagai orang tua, kita justru harus bisa berdamai terlebih dulu dengan masa lalu agar anak kita tidak merasakan dampaknya. Pastinya kita ingin berusaha untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang orang tua kita dulu lakukan kepada anak-anak kita.  

Melalui artikel kali ini, Superbook mau mengajak Superparents untuk mengetahu berbagai alasan orang tua kita dulu (secara tidak sengaja maupun sengaja) menyakiti kita, apa yang Alkitab katakan tentang mengampuni orang tua, dan bagaimana kita bisa rekonsiliasi.

Baca juga : 5 HAL YANG MEMBUAT ANAK MENGALAMI TRAUMA MASA KECIL DAN BERDAMPAK PADA MASA DEPANNYA

Mengapa orang tua menyakiti anaknya?

Baik disengaja atau tidak, kebanyakan anak membawa ‘luka’ sejak kecil. Entah karena orang tua yang terlalu sibuk sehingga tidak cukup punya kedekatan dengan anak, atau terlalu sering memberikan tekanan kepada anak dengan harapan jadi anak yang berhasil, atau malah menyakiti anak secara fisik dan psikologis.

1. Mungkin mereka ingin menghindari sesuatu yang orang tuanya lakukan dulu. Tapi secara tidak sadar justru cara mereka tidak memberikan dampak positif pada anak.

Misalnya dulu mereka dimanja oleh orang tuanya. Tapi mereka ingin anaknya lebih sukses dari mereka, sehingga mereka mendidik dengan tangan besi. Hasilnya malah anak menjadi pemberontak.

  2. Mungkin mereka belum sembuh dari luka masa kecil mereka.

Orang tua terkadang punya luka masa kecil yang terbawa ke dalam pernikahan mereka. Jika mereka tidak benar-benar sembuh, mereka bisa melampiaskannya kepada anak.

  3. Mungkin mereka tidak menyadari bahwa mereka telah menyakiti anaknya.

Orang tua yang punya niat baik sekalipun, terkadang secara tidak sengaja malah menyakiti anaknya. Mungkin mereka berpikir pola asuh yang diterapkan adalah yang terbaik, tapi ternyata itu justru mempengaruhi psikologis anak secara buruk

Tentunya masih banyak banget alasan kenapa orang tua menyakiti anaknya. Tapi kebanyakan dari kita justru melanjutkan luka itu kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, inilah yang harus kita lakukan:

Baca juga: SINETRON TAYANGKAN ADEGAN RANJANG PADA ANAK BAWAH UMUR, WASPADAI CHILD GROOMING!

Apa yang Alkitab katakan tentang mengampuni orang tua?

Alkitab banyak berbicara tentang menaati orang tua. Tapi apa yang Alkitab katakan tentang mengampuni orang tua?

Matius 6:14-15

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.

Markus 11:25

Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.

Efesus 4:31-32

Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Alkitab telah menjelaskan bahwa kita harus mengampuni semua orang, terutama mereka yang menyakiti kita. Tapi bagaimana melakukannya?

4 Cara Memaafkan Orang Tuamu

  1. Sadarilah bagaimana Tuhan menggunakan mereka untuk membentuk kita.

Teladanilah Yusuf. Walaupun saudara-saudaranya telah menjualnya untuk menjadi budak, tapi dengan keadaan dan proses yang ia lalui, Tuhan justru memakainya untuk menyelamatkan Mesir dan daerah sekitarnya dari kelaparan.

 Baca juga : MENGAPA KITA HARUS MENGAJARKAN ANAK UNTUK PEDULI ?

  1. Doakan mereka dan sadari betapa mereka telah disakiti.

Alkitab mengajarkan kepada kita untuk mendoakan musuh kita (Matius 5:44). Kita mungkin satu-satunya harapan orang tua kita mendengar tentang Kristus atau kesempatan untuk memperbaharui iman mereka. Jadi doakan mereka.

 

  1. Hadapi mereka dengan penuh kasih.

Alkitab mengajarkan bahwa kita harus menegur dengan penuh kasih (Matius 18:15). Jujurlah dengan mereka bahwa kita telah tersakiti dan tawarkan pengampunan serta rekonsiliasi.

 

  1. Rekonsiliasi

Jika Anda mengajak orang tua berdamai, namun mereka menolak, teruslah berdoa kepada Tuhan agar pintu hati mereka dibukakan. Tidak ada orang tua yang sempurna. Alkitab mendorong kita untuk mengampuni mereka yang telah menyakiti kita. Pengampunan ada pada kita, tetapi rekonsiliasi membutuhkan kedua belah pihak untuk berpartisipasi.

Tidak peduli apa yang terjadi saat kita mengulurkan tangan dalam pengampunan, kita tahu bahwa Tuhan memiliki rencana untuk hubungan kita dengan orang tua kita dan bahwa Dia bergerak, bahkan ketika kita tidak dapat melihatnya.

Sumber : crosswalk
 

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK