ARTICLE

Tue - Mar 28, 2023 / 16478 / Parenting

3 Cerita Alkitab yang Ajarkan Anak Bersikap Jujur

Daud adalah salah satu anak yang berkenan di hati Tuhan karena dia memiliki hati yang murni di hadapan Tuhan. Salah satu nilai yang ada di dalam hati yang murni adalah memiliki kejujuran dan bisa dipercaya.

Alkitab banyak mengisahkan tentang orang-orang yang harus berakhir tragis karena mencoba untuk berbohong. Superparents, untuk melahirkan sosok anak yang jujur penting sekali untuk menanamkan jiwa kejujuran dalam diri anak melalui kisah-kisah Alkitab.

Berikut 3 kisah Alkitab untuk mengajarkan anak tentang kejujuran.

1. Zakheus

'Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: 'Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.' Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: 'Ia menumpang di rumah orang berdosa.' Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: 'Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.' Kata Yesus kepadanya: 'Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham.' (Lukas 19: 1-10)

Anak-anak mungkin tahu lagu tentang kisah Zakheus yang berisi tentang pelajaran soal kejujuran.

 

Baca Juga: BAHAN SEKOLAH MINGGU : TULUS DAN JUJUR DALAM MENGASIHI SESAMA

 

Zakheus adalah seorang pemungut pajak, yang dikenal kaya, kemungkinan karena tidak jujur dan menyimpan sejumlah uang pajak untuk dirinya sendiri. Tetapi suatu hari, Yesus datang ke kota dan berkesempatan bertemu dengan Yesus.

Saat dia mengundang Yesus ke rumahnya, Zakheus memberitahukan Yesus bahwa dia akan memberikan setengah dari harta miliknya kepada orang miskin dan dia akan mengembalikan empat kali lipat dari yang dia sudah ambil dari masyarakat.

Zakheus tidak hanya menyadari kesalahannya, tetapi Tuhan juga mengubah hatinya. Dia tidak lagi menjalani kehidupan yang tidak jujur, tetapi kehidupan yang jujur karena dia mengenal dan percaya kepada Yesus.

 

2. Ananias dan Safira

Superparents juga bisa mengisahkan tentang cerita Ananias dan Safira yang memutuskan untuk menjual beberapa harta benda mereka untuk mengumpulkan uang bagi gereja. Tetapi mereka berbohong dan hasil penjualan tanah tidak diberikan seluruhnya sebagai persembahan.

Kita bisa membaca kisah selengkapnya di Kisah Para Rasul 51: 11 dan menemukan akhirnya yang mengerikan bahwa Ananias dan Safira meregang nyawa. Melalui kisah ini, Superparents bisa mengajarkan anak bahwa berbohong dan menipu akan mendatangkan konsekuensi yang mengerikan.

 

Baca Juga: TULUS DAN JUJUR DALAM MELAKSANAKAN TUGAS

 

3. Abraham dan Sara

Dalam kisah Perjanjian Lama, kita bisa menemukan cerita tentang bagaimana Abraham dan Sara melakukan perjalanan meninggalkan Ur. Namun dalam perjalanan, Abraham mencoba untuk melindungi istrinya Sara dari berbagai gangguan.

Akhirnya, Abraham dan Sara bersepakat untuk berbohong kepada Raja Abimelekh bahwa Sara adalah adik Abraham. Lalu Raja akhirnya mempercayai ucapan Abraham sampai dia mengetahui bahwa dia ditipu.

Raja Abimelekh begitu kesal dengan kebohongan Abraham. Meskipun akhirnya dia memilih untuk mengembalikan Sara. Apa yang bisa Superparents ajarkan ke anak soal hal ini? Kita mungkin bisa menyampaikan bahwa sekalipun dikuasai rasa takut, kita harus tetap jujur. Karena berbohong atau menipu hanyalah tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Selain mengajarkan kisah Alkitab ini, Superparents juga perlu menyampaikan kepada anak bahwa Tuhan membenci kebohongan. Sebagai Tuhan yang benar, Dia mau anak-anak-Nya hidup mengikuti kebenarannya.

Hari ini, Superparents bisa menantang anak untuk mulai bersikap jujur atas perasaan maupun perilakunya sendiri. Izinkan anak untuk mau jujur tanpa harus dihantui rasa takut karena Anda mungkin akan marah atau menghukum mereka.

Lori

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK