ARTICLE

Mon - Jun 18, 2018 / 1034 / Parenting

Jika Harus Memilih, Fokus Pilih Anak Atau Pernikahan?

“Tidak apalah keluarga saya berantakan. Yang penting kami berdua masih bisa berkomitmen mengutamakan kebahagiaan anak-anak.” SuperParents, di tengah-tengah masalah yang melanda rumah tangga, pernahkah Anda menyerah atas keadaan pernikahan Anda?

Ada sebuah pepatah yang diutarakan Laura M. Brotherson, seorang penulis buku. “If you put your marriage first, your kids will benefit. If you put your kids first, your marriage and your kids will suffer.” Artinya, jika Anda mengutamakan pernikahan Anda, maka anak-anak Anda akan beruntung. Jika Anda mengutamakan anak-anak Anda, maka pernikahan dan anak-anak Anda akan menderita.

Baca juga: SUPERPARENTS HARUS TAHU! JANGAN SAMPAI ANAK KABUR DARI RUMAH KARENA 5 ALASAN INI

Pada saat Tuhan menciptakan manusia, IA mengutarakan keinginan-Nya agar manusia beranak-cucu dengan tujuan supaya manusia menaklukkan bumi dan berkuasa atas ciptaan yang lain (Kej. 1:28). Namun sebelum IA memerintahkan manusia beranakcucu, IA memberkati hubungan mereka terlebih dahulu.

Banyak keluarga Kristen mulai mengabaikan nilai kudus dari pemberkatan pernikahan. Ketika mereka sudah memiliki anak, fokus utama malah jatuh pada si anak. Pengalihan fokus ini bisa membuat pernikahan berakhir pada perceraian. “Yang penting anak tetap bahagia” membuat mereka berpikir perceraian tidak akan mempengaruhi kebahagiaan anak.

Baca juga: CARA KEKINIAN GENERASI MILENIAL DALAM MENGASUH ANAK. APAKAH ANDA SALAH SATUNYA?

SuperParents, kebahagiaan anak merupakan pancaran dari keluarga yang bahagia. Itulah sebabnya fokus dari sebuah keluarga harus terletak pada pernikahan. Ungkapan cinta antara suami-istri dalam kehidupan pernikahan akan membangun kebahagiaan anak karena mereka tumbuh di tengah-tengah keluarga yang stabil. Jika SuperParents mampu mengutamakan pernikahan di atas setiap keputusan atau tindakan yang dibuat, maka tanpa perlu diusahakan, anak akan menemukan kebahagiaan dan jati dirinya dengan cara yang benar. (CG)

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK BAGIKAN ARTIKEL INI.

 

 

Carryn Graciano

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK