Banyak SuperTeachers mempersiapkan materi sekolah minggu dengan sungguh-sungguh. Cerita Alkitab dipelajari, ayat dihafalkan, bahkan aktivitas kelas sudah dirancang dengan baik.
Semua itu tentu penting. Namun dalam pelayanan kepada anak-anak, ada beberapa hal yang justru sering lebih berkesan bagi mereka daripada sekadar materi yang disampaikan.
Anak-anak belajar dengan hati. Karena itu, hubungan yang hangat dengan guru sering menjadi hal pertama yang mereka rasakan di kelas sekolah minggu.
Sapaan sederhana seperti mengingat nama mereka, menanyakan kabar mereka, atau mendengarkan cerita kecil mereka bisa membuat anak merasa diperhatikan. Ketika anak merasa aman dan diterima, mereka akan lebih mudah membuka hati untuk belajar tentang Tuhan. Mereka tidak takut bertanya, tidak takut salah, dan lebih nyaman berada di kelas.
Dalam pelayanan-Nya, Yesus Kristus juga menunjukkan kasih yang besar kepada anak-anak. Ia menerima mereka dengan hangat dan memberi ruang bagi mereka untuk datang kepada-Nya.
Anak-anak mungkin tidak selalu mengingat semua detail cerita Alkitab yang diajarkan. Tetapi mereka sangat mudah mengingat sikap seseorang.
Cara guru bersabar ketika anak ribut, cara guru berbicara dengan lembut, atau bagaimana guru menunjukkan kasih kepada setiap anak—semua itu diam-diam menjadi pelajaran bagi mereka.
Iman yang nyata sering terlihat dari hal-hal kecil seperti ini.
Kehidupan Raja Daud juga menunjukkan bahwa hubungan dengan Tuhan bukan hanya tentang kata-kata, tetapi tentang hati yang sungguh-sungguh percaya dan bersandar kepada-Nya. Melalui sikap dan keseharian guru, anak-anak bisa melihat seperti apa hidup yang mengasihi Tuhan.
Mengajar sekolah minggu bukan hanya tentang kemampuan menjelaskan cerita Alkitab. Ada peran Tuhan yang bekerja di dalam hati setiap anak.
Karena itu, penting bagi guru untuk mempersiapkan diri bukan hanya dengan materi, tetapi juga dengan doa. Kadang guru mungkin merasa pelajarannya sederhana. Namun Tuhan bisa memakai momen kecil itu untuk menanamkan sesuatu yang besar dalam hati anak-anak. Ketika guru mengandalkan Tuhan, pelayanan menjadi lebih dari sekadar mengajar. Itu menjadi kesempatan bagi Tuhan untuk bekerja melalui kehidupan seorang guru.
Mengajar sekolah minggu memang membutuhkan persiapan. Tetapi sering kali, hal-hal sederhana seperti hubungan yang hangat, keteladanan hidup, dan hati yang mengandalkan Tuhan justru menjadi hal yang paling diingat oleh anak-anak.
Dan melalui hal-hal sederhana itu, Tuhan dapat menumbuhkan iman mereka sedikit demi sedikit.
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK