ARTICLE

Tue - Feb 27, 2018 / 2699 /

5 Langkah Membesarkan Anak Agar Dapat Mempertahankan Iman Percayanya

Regenerasi gereja di ambang kritis! Masalah yang paling mendesak dan membuat kita semua gundah saat ini karena gereja mulai ditinggalkan. Bukan hanya itu saja, semakin anak tumbuh remaja dan kemudian dewasa, tingkat spiritualitas mereka menurun. Lalu apa yang harus kita lakukan sebagai orang tua Kristen?

Berdasarkan hasil survei yang diadakan oleh Bilangan Research Center (BRC), sebanyak  36,5% anak remaja tidak rutin membaca Alkitab. Dan paling menyedihkannya, yang rutin membaca Alkitab 5 kali atau lebih hanya sebesar 17,9%. Ini menunjukkan bahwa semakin muda anak maka sangat kritikal membawa mereka percaya kepada Kristus. Jika saat muda mereka sudah mengenal Tuhannya secara intim, maka tidak diragukan lagi saat dewasa mereka bisa lebih mempertahankan imannya.

Untuk itulah, kita harus memulainya dari sekarang dengan cara:

1. Pikirkanlah sebelum SuperParents menyekolahkan anak di sekolah negeri.

Sumber: coloradoschoolgrades.com

Memilih sekolah yang tepat untuk anak bukanlah perkara yang mudah. Mungkin sebagian dari kita merasa takut setelah mendengar beberapa sekolah negeri yang sekarang begitu diskriminatif terhadap murid minoritas. Namun sebaiknya, sebelum memilih, SuperParents doakan dulu dan minta hikmat dari Tuhan, kalau perlu ajak anak berdoa bersama.

Anak yang rajin ke gereja biasanya lebih banyak yang bersekolah di sekolah Kristen atau Katolik. Mereka sudah terbiasa dengan pergaulan anak yang seiman. Tapi tidak ada salahya kok menyekolahkan mereka di sekolah negeri, jika memang tujuannya agar anak bisa mengenal keberagaman. Namun SuperParents harus lebih bekerja keras dalam menjaga keimanan mereka.

Tidak sedikit lho anak remaja Kristen yang akhirnya tertarik dengan lawan jenis yang beragama lain saat mereka sekolah. Kemudian tanpa tedeng aling-aling, mereka akan berusaha mempertahankan pendapatnya dan akhirnya mulai menjauh dari Tuhannya secara perlahan.

 

2. Jika SuperParents ingin membesarkan anak yang bisa mempertahankan imannya, jadikanlah gereja sebagai prioritas terbesar.

Sumber: theodysseyonline.com

Jangan pernah melewatkan gereja sebagai keluarga. Kedengarannya memang seperti radikal ya, tapi kalau SuperParents mau anak mempertahankan imannya secara serius, Andalah yang harus menjadi contoh. Kalau sebagai orang tua jarang pergi ke gereja untuk beribadah, anak ankan melihat bahwa hal itu tidak penting dan boleh kok untuk tidak beribadah.

Survei BRC juga menyebutkan bahwa sebagian besar ayah tidak terlibat aktif di gereja. Bahkan 32% tidak terlibat sama sekali. Bagaimana mengharapkan anak mempertahankan iman dan mencintai Tuhannya kalau orang tuanya sendiri tidak menjadi figur contoh. Anak-anak tidak bisa memuridkan dirinya sendiri, tapi keluarganya.

Ada juga beberapa keluarga yang berpikir, tidak apa untuk tidak rajin ke gereja karena mereka punya ibadah keluarga dirumahnya. Dari sanalah anak mereka bisa tetap mempertahankan hubungannya dengan Tuhan. Anda tidak perlu pergi ke gereja untuk menjadi orang Kristen. Tapi yang perlu diingat adalah SuperParents dan anak butuh komunitas untuk bertumbuh. Jadikanlah kebutuhan gereja sebagai bagian hidup dari anak.

 

3. Dorong anak untuk bersahabat dengan teman-teman seagamanya.

Sumber: dmagazine.com

Bukannya melarang anak untuk bersahabat dengan teman yang beragama lain, namun lebih baik lagi jika mereka punya sahabat yang juga mengenal Kristus dengan baik. Ketika mereka mempunyai persahabatan yang erat dengan teman Kristen, ini bisa membantu mereka untuk saling menguatkan dan mempertahankan imannya.

Baik untuk anak mengenal teman-temannya yang beragama lain, asalkan Anda sebagai orang tua sudah benar-benar mampu secara kuat mempertahankan keimanan anak. Kalau SuperParents masih saja jarang ke gereja, tidak aktif melayani, dan lingkungan mayoritas dikelilingi non Kristen, lebih baik dorong anak mendapatkan teman yang bisa saling menguatkan.

 

4. Jadikan iman sebagai sesuatu yang alami.

Sumber: douglascuddletoy.com

Membesarkan anak yang percaya kepada Tuhan berarti memperlihatkan Tuhan di setiap keseharian mereka. Seperti membangun anak untuk mempunyai karakter Kristus dalam dirinya. Yang perlu ditumbuhkan pada anak adalah karakter Kristus dalam dirinya lewat kehidupan sehari-hari.

Jadikanlah doa keluarga sebagai wadah anak untuk mengenal Tuhan lebih dalam melalui sharing, saling melayani, dan saling mendoakan. Biasakan juga melayani bersama anggota keluarga, misalnya membagi makanan pada tuna wisma, menghibur anak yatim piatu, melayani di gereja, dan masih banyak lagi.

Sumber: tolovehonorandvacuum.com

Baca juga:

10 LANGKAH AGAR ANAK BISA TAAT DENGAN KAKAK GSM ATAU SUPERPARENTS

 

ANAK SEKOLAH MINGGU DI SELURUH INDONESIA BUTUH KAMU! MARI KITA BANTU MEREKA YUK

KALAU KAKAK GSM TIDAK PUNYA KARAKTER INI, KAKAK BELUM BISA JADI GURU TERBAIK LHO

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK