LATEST EVENTS

Dengan Iman dan Kesungguhan Hati, Pelayanan Anak Ini Mendapatkan Berkat


Sumber : superbook

Pada 27 Januari 2018 kemarin, Superbook mengadakan Training Jurnal Online di Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Hotel Carrisima bersama 85 guru sekolah minggu dari 39 gereja yang bergabung menggunakan Superbook. Meskipun beberapa guru kurang mengerti teknologi namun mereka siap diperlengkapi memuridkan generasi anak. Terlihat antusiasme mereka saat bertanya ke fasilitator atau sesama gurusampai mampu meng-inputjurnal online secara langsung.

Saya menyempatkan diri mengunjungi pelayanan anak di salah satu gereja(28/1). Kali ini kunjungan saya bukan ke gereja besar dengan jumlah anak yang banyak. Tetapi ke pelayanan anakGereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) yang ada di Palembang. Pelayanan ini diadakan di sebuah rumah dengan jumlah anak belasan saja.

Saya bertemu dengan Kak Herly Jean, guru sekolah minggu yang punya hati untuk anak. Dia juga kordinator pelayanan anak di GPdI Jalan Segaran, Palembang. Hati Kak Herly bukan hanya untuk anak-anak di gerejanya. Dia ingin semua anak di luar sana juga terlayani dengan baik.

Setiap Kak Herly melihat kesempatan melayani anak di satu tempat, dia akan segera mengajak anak-anak tersebut dan melayani mereka. Tak heran mereka punya beberapa pos pelayanan anak di rumah-rumah. Menurut cerita, mereka punya 5 cabang gereja yang dulunya diawali dari pos anak seperti yang mereka lakukan sekarang.

Saya begitu terkagum melihat semangat Kak Herly melayani anak-anak. Ketika saya berkunjung ke pelayanan mereka di Sei Baung, ia bersama suaminya menjemput anak-anak sebelum ibadah dimulai. Memang hanya 9 anak yang hadir saat itu tapi semangat Kak Herly seperti ada ditengah-tengah ratusan anak.

Terlebih lagi semua anak yang dilayaninya adalah anak-anak dan orang tua yang belum mengenal Yesus. Namun lewat pelayanannya, anak-anak itu sudah menerima Yesus. Ia juga melayani para orang tua anak-anak tersebut.

Ia bercerita bahwa sebelum menggunakan Superbook, pelayanan anak Sei Baung ini dilakukan diteras-teras rumah selama bertahun-tahun. Kak Herly menunjukkan foto pelayanannya saat di teras rumah. Hati saya miris melihatnya. Rasanya saya ikut merasakan apa yang mereka rasakan. Tidak ada rasa malu atau rasa takut di hati Kak Herly. Baginya yang penting anak harus dimuridkan.

Ibadah saat masih di teras rumah

Ibadah saat masih di teras rumah

Ketika Superbook masuk ke Palembang, Kak Herly sedih karena ia ingin anak-anak di Sei Baung juga ikut merasakan pemuridan Superbook. Namun apa daya pelayanannya hanya di teras rumah yang tidak memiliki media untuk mendukung penggunaan Superbook ini.

Tetapi Tuhan berkata lain. Tuhan ingin anak-anak disana juga mendapatkan Superbook. Jadi saat mereka ibadah di teras seperti biasa ada satu keluarga yang menawarkan agar diadakan dirumahnya. Bukan hanya rumah! Ternyata tersedia TV dan DVD di rumah juga untuk mereka gunakan.

Ibadah anak ditempat baru bersama fasilitator Superbook

Doa Kak Herly terjawab. Anak-anak di Sungai Baung juga bisa menikmati Superbook. Ia yakin bersama Superbook ia akan menjangkau dan memuridkan  anak di Sei baung ini.

Oleh : Sandi Hutahaean (Church Network Superbook)


5.057

GEREJA

303.054

ANAK

2675

SPONSOR

Copyright © 2016. SUPERBOOK