TESTIMONY

Wed - Oct 07, 2020 / 256 / SUPERSTORY

Iman Telah Menyembuhkannya

Akhir tahun 2018, sepulangnya Jeremy Benaya Gultom (12 tahun) dari liburan bersama keluarganya, tiba-tiba ia merasakan ada yang aneh dengan tubuhnya. Awalnya ia merasakan nyeri di kaki kanan dan besoknya nyeri tersebut pindah ke sebelah kiri. Lalu keesokan harinya lagi sekujur tubuhnya kesakitan.

Sendi-sendinya menjadi ngilu. Bahkan Jeremy tidak mampu berdiri. Ibu Jeremy yang seorang perawat awalnya mengira ini semua karena efek jalan-jalan. Akhirnya Jeremy diminta ibunya untuk beristirahat saja. Tapi ternyata sakit ini tidak sembuh juga dan Jeremy tidak pernah menyangka akan menderita penyakit yang lebih berbahaya dari yang ia bayangkan.

Baca juga : BELAJAR DARI YESUS YANG MAMPU MENGAMPUNI TANPA SYARAT

Karena tidak kunjung sembuh, keluarga Jeremy akhirnya membawanya ke rumah sakit dan mengalami serangkaian tes. Tak disangka ternyata dari hasil tes itu disimpulkan bahwa ia menderita penyakit autoimun. Ibunya mendadak terdiam mendengar kabar tersebut dan ketakutan. Ibu Jeremy hanya bisa berharap kepada Tuhan dan firman-Nya. Ia mendapatkan penguatan dari Yeremia 29: 11. Ibunya kemudian yakin bahwa ini bukanlah rancangan kecelakaan tapi rancangan damai sejahtera .

Menghadapi kenyataan menderita penyakit autoimun dan tidak bisa beraktivitas dengan bebas, Jeremy tidak takut lagi. Itu semua karena ia teringat kisah mujizat yang Tuhan Yesus lakukan dari kurikulum sekolah minggu Superbook di Gereja Kristen Kemah Daud, Jakarta tempatnya beribadah. Melalui kisah itu, Jeremy melihat kisah Tuhan Yesus menyembuhkan orang yang lumpuh.

Baca juga : PERUBAHAN HIDUPNYA MENJADI BERKAT UNTUK BANYAK ORANG

Jeremy berpikir bahwa dirinya memiliki kasus yang sama dengan orang itu. Ia tidak bisa bergerak dan bermain. Disitulah imannya kembali menguat. Ia makin percaya kalau Tuhan Yesus pasti bisa menyembuhkannya.

Pada tahun 2019, setelah dilakukan serangkaian tes kembali, mujizat Tuhan terjadi. Jeremy dinyatakan sembuh. “Tuhan Yesus itu seperti ayah sendiri. Masa ayah tidak mengasihi anaknya? Jadi saya tahu pasti Tuhan akan memberikan kesembuhan. Karena ayah di dunia saja tidak pernah menyakiti kita, apalagi Bapa di surga,” papar Jeremy.

Yosua Kanaya Kumar

Fasilitator Superbook - Jakarta
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK