ARTICLE

Wed - Feb 06, 2019 / 611 / Inspirational

Apa Hubungannya Valentine dengan Kasih? Ajak anak Lakukan Kegiatan Ini

Februari dikenal sebagai bulan penuh kasih sayang. Kenapa? Soalnya di dalam bulan ini ada hari Valentine, hari kasih sayang. Tahukah kamu kalau hari Valentine ini dimulai pada saat kisah Santo Valentine di masa kekaisaran Roma?

 

Sejarah Valentine

Jadi kisahnya begini. Dikala Romawi dibawah pemerintahan Kaisar Claudius II, semua laki-laki diharuskan mengikuti wajib militer karena terdapat perang besar. Saat itu tentara yang belum menikah dianggap dapat berperang lebih baik daripada yang sudah menikah. Kalau sudah menikah, mereka mungkin takut akan apa yang akan terjadi pada mereka, istri, atau keluarganya.

Baca juga : BOLEH TIDAK YA ORANG KRISTEN IKUT MERAYAKAN IMLEK?

Selain itu ada beberapa orang yang mangkir karena alasan dalam waktu dekat akan bertunangan ataupun menikah. Hal itulah yang membuat Kaisar menjadi marah dan mengeluarkan dekrit yang melarang pernikahan bagi anak muda. Kebijakan tersebut justru mengakibatkan kekacauan.

Saat itulah, Pastor Valentine secara diam-diam memberikan pemberkatan pernikahan bagi pasangan-pasangan yang akan menikah. Namun setelah beberapa waktu berjalan, akhirnya aksi ini terbongkar juga dan sang pastor pun dijebloskan kedalam penjara. Lalu pada tanggal 14 Februari, kaisar menjatuhkan hukuman mati padanya. Sejak saat itulah kita mengenal hari Valentine.

Sumber: Pexels
 

 Ekspresikan kasih lewat hari Valentine

Sebenarnya hari Valentine itu bukanlah hari raya keagamaan tertentu, termasuk Kristen karena hari Valentine telah dihapus dari kalender gerejawi beberapa abad lalu. Namun kita bisa memakai bulan ini sebagai pembelajaran dan penerapan hukum kasih yang kedua, yaitu ‘kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri’ (Matius 22:29). Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita, oleh karena itu kita juga harus saling mengasihi.

Nah bagaimana sih caranya mengajak anak mengungkapkan kasih itu lewat hal yang sederhana?

Baca juga : MENGUBAH DUNIA LEWAT PENCARIAN JATI DIRI, PASTI KAMU JUGA BISA SEPERTI DIA!

  1. Bisa dengan memberikan barang tertentu kepada orang terdekat.

Anak bisa diajak memberikan bunga, coklat, kartu ucapan, permen dan lainnya. Di sekolah Minggu mimin, anak-anak pernah diajak untuk memberikan bunga kepada para ‘single mom’ di gereja. Para ibu-ibu tersebut sangat terharu bahkan sampai ada yang menangis. Kapan lagi kan anak diajak untuk memperhatikan sekitarnya.

  1. Ajang untuk meminta maaf dan memaafkan orang lain.

Karena kita akan mengajarkan untuk bisa saling mengasihi, yuk kita mulai juga mengajarkan anak untuk meminta maaf dan mengampuni orang yang sudah berbuat salah kepada mereka. Dengan pengampunan, mereka akan bisa belajar mengasihi orang yang berbuat jahat ataupun berbuat salah kepadanya.

  1. Membantu keluarga, teman, atau orang disekitar anak yang membutuhkan.

Anak bisa diajak mulai membantu dari hal yang terkecil. Misalkan membereskan kamar setelah tidur, membantu ibu memasak, memberikan sebagian bekal kepada teman yang tidak punya makanan, dan hal lainnya.

Sesuai dengan pernyataan yang tertera di 1 Yohanes 4: 7-11, marilah kita saling mengamalkan kasih karena Tuhan Yesus sudah terlebih dahulu memberikan kasih-Nya kepada kita. Superbook juga mengajak Anda untuk mengambil bagian untuk memberikan tanda kasih kepada adik-adik sekolah Minggu di seluruh Indonesia. Caranya hanya tinggal

klik tulisan ini.

Tuhan memberkati

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK