ARTICLE

Tue - Mar 02, 2021 / 805 / Inspirational

Proses Firman Tuhan Menjadi Alkitab dan Alasan Kenapa Ditulis Oleh Manusia

Banyak orang hanya mengira bahwa Alkitab itu adalah buku rohaninya orang Kristiani. Sebenarnya Alkitab adalah wahyu Allah kepada manusia yang berisi pernyataan-penyataan tentang Allah dalam relasinya dengan manusia. Alkitab itu sendiri memiliki sejarah yang panjang sampai sekarang kita bisa memilikinya dalam bentuk buku.

Tahukah kakak, kitab apa yang pertama kali ditulis? Ehmm… bisa jadi kuis menarik nih untuk anak-anak. Nah kalau ada anak sekolah minggu kakak yang kepo banget tentang serba serbi Alkitab, kali ini Momin akan memaparkannya.

 Baca juga : DARIMANA ALKITAB BERASAL DAN SIAPA YANG MENULISNYA?

Bagaimana proses firman Tuhan akhirnya bisa berwujud menjadi Alkitab?

Yang jelas, proses penulisan Alkitab sudah berlangsung ribuan tahun yang lalu. Kalau sekarang bentuknya sudah berupa buku dan bahkan digital. 4000 tahun yang lalu, bangsa Sumeria sudah mengenal tulisan. Mereka menuliskan peraturan-peraturan kebudayaan dan agama yang mereka yakini saat itu di media-media yang berasal dari alam. Misalnya tanah liat yang berasal dari kebudayaan Sumeria pada 2000 SM ini, ditulis dengan huruf paku/ kuneiform caranya sama seperti proses pembuatan batu bata.

Kemudian bangsa Mesir mulai menemukan media tulis yang lain, mereka memanfaatkan batang tanaman papyrus. Sedangkan untuk tintanya mereka menggunakan batu-batuan yang ditumbuk. Dan berkembang lagi generasi selanjutnya memakai kulit binatang.

Biasanya tulisan atau naskah-naskah ditulis dalam gulungan-gulungan yang berasal dari kulit binatang halal, misalnya sapi, domba, atau binatang-binatang yang sering dijadikan korban persembahan. Seperti Kitab Kejadian yang ditulis di atas kulit sapi jantan. Panjang gulungan ini sampai 12 meter. Masih banyak kitab lainnya yang lebih panjang.  Kitab-kitab ini ditulis tangan.

Semua tulisan-tulisan yang ditemukan ini, dikumpulkan oleh biarawan dan pemuka agama lalu dijadikan menjadi satu buku yang kita kenal dengan Alkitab. Dalam 2 Timotius 3:16, disebutkan bahwa firman Tuhan yang berupa Alkitab ini berfungsi untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran.

 Baca juga : INGIN INVESTASI TAPI MASIH TAKUT DAN BINGUNG, SIMAK PENJELASANNYA DISINI YUK

Siapa yang menulis Alkitab pertama kali?

Kalau kita lihat dari kisah-kisah di Alkitab, Musa yang menerima dua loh batu (Keluaran 34:4). Saat itu Allah sendirilah yang menulis pada batu dan diberikan kepada Musa. Tapi sebenarnya tidak pernah ada tulisan ataupun bukti siapa yang menuliskan kitab pertama kali. Karena ini sudah lama sekali dan sulit untuk ditelusuri.

 

Alkitab berisi firman Tuhan tapi kok ditulis oleh manusia?

Alkitab itu diilhamkan oleh Allah kepada manusia. Ilham atau wahyu ini menurut para teolog terbagi menjadi dua, wahyu umum dan khusus. Wahyu umum adalah pernyataan Allah yang memungkinkan manusia mengetahui bahwa Allah itu ada (exist) melalui alam semesta dan ciptaanNya. Wahyu khusus yaitu pernyataan Allah yang memperkenalkan dirinya sendiri kepada manusia, yaitu lewat pribadi Yesus Kristus (Yohanes 1:1-3, 14,18; 14:7-11; 17:3) dan melalui Alkitab (Firman Allah yang tertulis).

Baca juga : 10 FILM DISNEY POPULER YANG MENGANDUNG PESAN ALKITABIAH DALAM CERITANYA (PART 1)

Walaupun ditulis oleh lebih dari 40 orang penulis yang berasal dari latar belakang pendidikan, status sosial, ekonomi dan profesi yang berbeda, isi Alkitab tetap sama. Tetap berfokus kepada Tuhan Yesus dan kebenaran-Nya. Nubuatan-nubuatan yang ada di Perjanjian Lama pun juga digenapi di Perjanjian Baru, ini membuktikan bahwa Alkitab tidak memiliki kekeliruan karena memang Roh Allah melalui manusia yang menuliskannya.

Banyak buku yang telah ditulis oleh para ahli maupun filsuf, tetapi tidak mampu bertahan seperti Alkitab. Alkitab tetap relevan untuk kehidupan masa kini karena Alkitab adalah Firman Allah Yang Hidup. Ayo kita makin rajin baca Alkitab!

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK