ARTICLE

Wed - Jul 01, 2020 / 262 / Inspirational

Mulai Kecanduan Media Sosial dan Nonton di Aplikasi, Yuk Ubah Sekarang Juga!

Kalau ngomongin tentang tren, sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Apalagi di era digitalisasi seperti ini dan pada saat masa pandemi. Mulai dari anak-anak yang terpaksa belajar di rumah sampai orang dewasa yang WFH harus menggunakan internet. Karena hanya bisa melakukan aktivitas di rumah saja, maka internet juga digunakan sebagai media hiburan.

Nah kadang hiburan yang seharusnya menjadi ‘kegiatan sampingan’ malah justru bisa menguasai kegiatan harian kita. Godaan untuk terus menonton, bermain Tik Tok, melihat media sosial, dan hal lainnya yang menang. Yuk kita ingat kembali dengan pedoman firman Tuhan tentang hidup menurut daging dan Roh pada Galatia 5: 19-25A.

Baca juga : 8 PERALATAN YANG HARUS DIBAWA SAAT BERPERGIAN KELUAR RUMAH DI MASA NEW NORMAL

Kalau kita kebanyakan melihat media sosial, mungkin saja akan muncul iri hati (ternyata si A gaya hidupnya seperti ini, sudah sukses ya. Kok saya belum), roh pemecah (misalnya mulai ikut bekomentar yang negatif), bahkan bisa muncul pencideraan dan kedengkian. Apalagi kalau sudah menonton Netflix atau sejenisnya dan Youtube. Diperlukan penguasaan diri agar tidak kecanduan. Sebaiknya kita mengamalkan kembali buah-buah Roh dalam kehidupan agar tidak dikuasai oleh kedagingan kita.

Lalu apakah kita tidak boleh menggunakan media sosial, menonton, maupun bermain? Jawabannya, boleh-boleh saja. Tapi tentunya dengan pertimbangan :

  1. Dapat mengendalikan diri dan mengatur waktu secara baik

Jangan kita jadi dikuasai oleh media sosial maupun aplikasi lainnya. Kita harus bisa menggunakannya dengan bijak, mengatur waktu, dan tetap sediakan waktu untuk bersekutu serta mendengarkan firman Tuhan.

  1. Menggunakan media sosial dan menonton saat suasana hati sedang netral

Pernah lihat kabar orang-orang yang tiba-tiba mem-bully salah satu artis Korea karena gerah melihat perannya di film yang sedang tren saat pandemi? Nah itulah akibat kalau kita menonton dengan suasana hati yang tidak netral, bisa dengan mudah terbawa emosi akhirnya menghakimi. Padahal konyol ya. Sama seperti berkomentar negatif (hate speech / ucapan kebencian) di postingan tertentu.

Baca juga : INILAH CARA EFEKTIF AGAR TETAP BISA MEMENUHI KEBUTUHAN WALAUPUN TERKENA DAMPAK PANDEMI

Teringat kata dari adik mimin yang bekerja di salah satu industri retail terbesar di Indonesia. Ia bingung, kok pencapaian penjualan di masa new normal malah melonjak menjai 100% bahkan ada yang 200%. Ternyata usut punya usut, orang-orang kini punya hobi baru di rumahnya. Seperti mendekor rumah, memasak, berolah raga, dan masih banyak hobi yang lain.

Nah daripada kita dikuasai oleh hal-hal dunia, bagaimana kalau kita yang menguasainya dan justru memanfaatkannya menjadi hal yang positif! Yang keranjingan media sosial bisa memanfaatkannya menjadi sarana untuk berjualan, sehingga bisa menghasilkan sejumlah uang. Daripada kecanduan menonton, bagaimana kalau kita juga menciptakan tontonan yang berkualitas misalnya. Buat video singkat tentang review barang, video tips-tips menarik, dan masih banyak hal lainnya.

Daripada kita di rumah saja dan akhirnya bosan, lebih baik punya hobi baru yang berfaedah dan memberikan banyak manfaat untuk orang lain. Semangat terus ya! Tuhan memberkati.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK