Setiap kali Paskah datang, kita hampir selalu melihat hal yang sama: telur warna-warni, kelinci lucu, dan berbagai dekorasi yang terasa sangat “ceria”. Tapi banyak orang juga mulai bertanya, “Memangnya apa hubungannya telur dan kelinci dengan Paskah?”
Pertanyaan ini sebenarnya wajar banget. Karena kalau kita lihat di Alkitab, tidak ada cerita tentang telur atau kelinci. Jadi kenapa dua simbol ini justru sangat identik dengan Paskah?
Sejak zaman dulu, telur sudah dianggap sebagai simbol kehidupan baru. Dari luar terlihat biasa saja, tapi di dalamnya ada kehidupan yang sedang tumbuh.
Karena itu, ketika orang Kristen merayakan Paskah sebagai hari kebangkitan Yesus, telur mulai dipakai sebagai simbol yang menggambarkan:
- Kehidupan baru
- Harapan baru
- Awal yang baru
Itulah kenapa sampai sekarang ada tradisi menghias telur, membuat telur Paskah, bahkan egg hunt untuk anak-anak. Tujuannya bukan sekadar permainan, tapi supaya anak-anak juga bisa mengerti makna kehidupan baru dengan cara yang lebih mudah.
Kalau telur melambangkan kehidupan baru, kelinci melambangkan pertumbuhan. Sejak dulu, kelinci dikenal sebagai hewan yang berkembang biak dengan sangat cepat. Karena itu, di banyak budaya Barat, kelinci dianggap sebagai simbol kehidupan dan harapan.
Karena Paskah juga dirayakan di musim semi (musim di mana banyak kehidupan baru mulai muncul), kelinci akhirnya ikut menjadi simbol yang melekat dengan Paskah.
Walaupun begitu, penting untuk diingat bahwa kelinci bukan bagian dari cerita Alkitab. Itu hanya simbol tambahan dari budaya yang berkembang dari waktu ke waktu.
Sebenarnya tidak. Telur dan kelinci bukan makna utama Paskah, tapi hanya simbol yang membantu kita menjelaskan sesuatu yang besar dengan cara yang sederhana.
Yang terpenting tetap satu: Paskah adalah tentang kebangkitan Yesus dan kasih Tuhan yang memberi harapan baru.
Dan justru, kalau dipakai dengan benar, telur dan kelinci bisa membantu anak-anak memahami makna itu dengan lebih mudah.
Kadang kita melihat telur dan kelinci sebagai hiasan saja. Tapi sebenarnya di balik simbol-simbol itu ada satu pesan yang sangat sederhana: selalu ada kehidupan baru, selalu ada harapan baru, dan selalu ada kesempatan untuk memulai lagi.
Dan itulah makna Paskah yang sebenarnya.
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK