Kenapa hal ini terjadi?
Kenapa doa belum dijawab?
Kenapa Tuhan terasa dekat di satu waktu, tapi terasa jauh di waktu yang lain?
Kita sering berpikir bahwa iman berarti kita harus selalu mengerti. Seolah-olah kalau kita masih bertanya, berarti kita kurang percaya. Padahal kenyataannya tidak seperti itu.
Iman adalah tentang tetap percaya, bahkan ketika kita tidak mengerti apa-apa.
Kadang yang membuat kita lelah bukan masalahnya, tapi pikiran kita sendiri yang terus mencoba mencari jawaban. Kita ingin semuanya jelas. Kita ingin tahu kapan semuanya akan membaik. Kita ingin tahu apakah Tuhan benar-benar sedang bekerja atau tidak.
Tapi Tuhan tidak pernah meminta kita untuk memahami seluruh rencana-Nya. Tuhan hanya mengajak kita untuk berjalan satu langkah demi satu langkah.
Dan seringkali, justru di momen yang paling membingungkan, kita belajar percaya dengan cara yang paling dalam.
Ada orang yang percaya karena semuanya berjalan baik. Tapi ada juga orang yang percaya walaupun hidupnya sedang tidak mudah. Dan justru di situlah iman menjadi lebih nyata.
Percaya bukan berarti kita tidak pernah takut. Percaya bukan berarti kita tidak pernah merasa lelah. Percaya berarti kita tetap berjalan, walaupun hati kita masih penuh pertanyaan.
Dan Tuhan tidak marah dengan pertanyaan kita. Tuhan tidak kecewa saat kita merasa bingung. Tuhan justru tahu isi hati kita, bahkan sebelum kita bisa menjelaskannya dengan kata-kata.
Mungkin hari ini bukan hari yang paling mudah. Mungkin ada hal yang masih belum jelas. Mungkin ada doa yang masih belum dijawab. Tapi itu tidak berarti Tuhan tidak mendengar.
Kadang jawaban Tuhan tidak langsung terlihat. Kadang Tuhan bekerja diam-diam. Kadang Tuhan tidak mengubah situasinya dulu, tapi menguatkan hati kita terlebih dahulu.
Dan tanpa kita sadari, Tuhan sedang menumbuhkan sesuatu di dalam diri kita: kesabaran, ketenangan, dan kepercayaan yang lebih dalam.
Kita tidak harus mengerti semuanya hari ini. Kita tidak harus punya semua jawaban hari ini. Yang kita butuhkan hanya satu hal: percaya bahwa Tuhan tetap bekerja, bahkan saat kita tidak melihat apa-apa.
Dan mungkin iman yang paling kuat bukan yang selalu mengerti, tapi yang tetap percaya — bahkan ketika semuanya masih terasa tidak jelas.
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK