ARTICLE

Tue - Aug 18, 2020 / 581 / Parenting

Jangan Memaksakan Kehendak Kita Kepada Anak, Ini Dampaknya

Tidak sadar kadang kita sebagai orang tua nggak sengaja membuat anak menjadi kepahitan dengan kita. Padahal kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendidik anak-anak. Namun berpegang kepada firman Tuhan di Efesus 6:4, “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”

Sebaiknya sebagai Super Parents, kita harus menghindari untuk memaksakan kehendak kepada anak-anak. Apalagi kalau anak-anak tidak bisa mewujudkannya, maka secara tidak sadar kadang ‘mengkambing-hitamkan’ anak sebagai pihak yang mengecewakan orang tua. Akhirnya, anak-anak mulai memendam atau mengesampingkan pikiran dan perasaannya sendiri. Inilah yang disebut sebagai orang tua toksik atau toxic parents.

Baca juga : INI LHO PENTINGNYA MENANAMKAN IMAN DAN MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM KELUARGA!

Lalu dampaknya apa untuk anak?

1. Anak Merasa Tidak Pantas Dicintai

Anak- anak yang berkembang dari keluarga toksik akan memiliki perasaan jika mereka tidak pantas dicintai karena begitu sering diabaikan kebutuhan emosionalnya.

 

2. Self Esteem- nya Rendah

Kritik tajam yang terlalu sering dilontarkan orang tua akan mengurangi kepercayaan diri seorang anak dan kemudian berakibat pada rendahnya self esteem mereka serta perasaan tidak berharga.

 

3. Jadi Perfeksionis

Anak- anak yang dibesarkan oleh orang tua toksik terbiasa dengan standar tinggi yang diterapkan oleh orang tuanya. Itulah sebabnya mereka dapat berkembang menjadi anak perfeksionis yang terlalu keras dengan dirinya sendiri serta mengharuskan dirinya untuk menggapai berbagai standar apalagi yang tidak masuk akal sekali pun. Mereka kemudian akan menjadi stres apabila standar yang tidak masuk akal tersebut tidak terpenuhi.

 

4. Kerap Menyalahkan Diri Sendiri

Anak- anak dari orang tua toksik telah sering “dikambing-hitamkan”. Oleh karenanya, apabila ada sesuatu yang gagal, maka mereka akan tidak segan menyalahkan diri mereka sendiri.

Baca juga : KIAT AGAR ANAK PEMALU BISA PERCAYA DIRI DAN MAMPU BERSOSIALISASI

5. Tidak Gampang Percaya

Lantaran berkembang di area yang tidak dapat memberikan perasaan nyaman serta aman, anak- anak dari orang tua toksik akan tidak mudah yakin serta gampang merasa takut. Ini sebetulnya bisa merugikan mereka.

 

6. Mempunyai Kedekatan yang Tidak Sehat

Anak- anak dari orang tua toksik juga berisiko mempunyai hubungan asmara yang tidak sehat lantaran terbiasa dengan hubungan yang tidak sehat di rumah.

 

7. Bagai Lingkaran Setan

Hal yang sangat sering terjadi, anak- anak dari keluarga toksik akan menjadi orang tua yang toksik juga saat mereka mempunyai anak. Ini bak lingkaran setan yang tidak pernah berhenti.

Sumber : www.parenting.co.id

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK