ARTICLE

Thu - Nov 02, 2023 / 285 / Parenting

Inilah Mengapa Jangan Remehkan Bullying, Bisa Berakhir Fatal!

Seorang anak bernama Fatir yang saat ini duduk di kelas 12 mengalami bullying hingga harus merelakan kaki kirinya diamputasi. Fatir mengalami perundungan oleh teman-teman sekolah nya dari kelas 6 SD. Hal ini diakibatkan karena Fatir termasuk anak yang cerdas dan aktif menjawab pertanyaan dari guru, namun ternyata ada beberapa temannya yang tidak menyukainya hingga aksi perundungan pun terjadi. Perundungan tersebut dilakukan secara verbal dan juga fisik.

 

Baca juga : KISAH MARVELL: KORBAN BULLY YANG MENJADI PEMENANG

Kejadian Fatir yang membuatnya kehilangan kaki kiri diawali dari dirinya yang berjalan ke kantin dan teman-temannya dari belakang menyelengkat kaki nya hingga terjatuh, bukannya menolong justru teman-temannya mengolok-olok nya dengan memperagakan ketika Fatir jatuh.

Kaki Fatir yang diselengkat tersebut menjadi sakit dan ia diam tidak menceritakan kepada orangtuanya selama 3 hari hingga Fatir meminta untuk tidak sekolah karena kakinya sakit. Karena curiga, ibunya menanyakan penyebab kaki Fatir yang sakit namun awalnya ia tidak mau menceritakan dan harus dibujuk baru mau bercerita. Ibunya langsung membawa Fatir ke klinik dan didiagnosa mengalami kanker tulang dan harus diamputasi.

Kasus bullying saat ini sedang marak dan tidak sedikit yang memakan korban. Jangan remehkan bullying sebagai candaan ataupun suatu hal yang wajar, karena dampak dari bullying dapat merusak mental bahkan fisik korban.

 

Baca juga : JANGAN TUNGGU ANAK JADI KORBAN! INI 5 CARA ANTISIPASI HINDARKAN ANAK DARI BULLYING

Inilah pentingnya pendidikan karakter yang harus dimiliki sebuah sekolah, karena dengan pendidikan karakter pribadi siswa akan terbentuk seperti memiliki pola pikir yang baik, berbudi pekerti, dan berperilaku yang baik pula. Mari SuperParents kita sebagai orangtua harus lebih bijak untuk memilah dan memilih dalam menentukan sekolah yang tepat bagi anak. Bukan hanya akreditasi tinggi yang dapat menentukan sekolah tersebut adalah tempat yang tepat untuk anak belajar, namun lingkungan dalam sekolah tersebut juga mempengaruhi. SuperParents pasti tidak ingin anak menjadi korban bully atau bahkan menjadi pelaku bully akibat berada di lingkungan yang salah bukan?

 

Yohana

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK