ARTICLE

Wed - Jul 20, 2022 / 553 / Parenting

Ingin Anak Percaya Kepada Kristus? Coba Lakukan Ini

Sebagai pengikut Kristus, kita pastinya juga ingin anak kita mengikut Tuhan Yesus. Biasanya hal yang paling mudah adalah mengajak mereka atau mengikut sertakan anak untuk bersama ibadah di gereja (sekolah minggu). Saya sendiri juga mulai mengenalkan firman Tuhan kepada anak sejak mereka masih dalam kandungan. Kok bisa?

Bagi saya dan pasangan, anak harus mengenal Tuhan sejak dalam kandungan sehingga mereka tahu jati diri mereka dalam Tuhan. Caranya saat hamil, saya rajin mendengarkan lagu rohani dan membacakan firman Tuhan kepada anak. Setelah lahir dan bertumbuh, mulailah saya memberikannya Alkitab untuk anak-anak dengan gambar dan cerita yang menarik. Setiap malam, kami membahas cerita Alkitab bersama.

Hal dasar yang harus kita tanamkan saat kita ingin anak mengikut Tuhan adalah:

  • Lakukan apa yang Alkitab katakan
  • Cintailah pasangan kita dan anak
  • Tidak membantah, mengeluh atau berteriak
  • Memaafkan dengan cepat bisa menjadi teladan dalam membangun kedekatan dalam hubungan

Baca juga : 10 CARA MENGAJARKAN ANAK UNTUK MENGAMPUNI DAN MEMAAFKAN ORANG LAIN

Semua hal ini bisa terjadi jika kita menghilangkan hambatan-hambatan seperti:

  1. Hindari layar saat anak-anak ada di sekitar. Telepon. Komputer. Televisi. Layar apapun akan mengalihkan perhatian anak-anak kita, padahal mereka membutuhkan perhatian yang berbentuk fisik. Anda bisa mengganti layar dengan perhatian berupa kehadiran fisik, sentuhan berupa pelukan, ciuman, dan lainnya.
  2. Tetapkan batas. Banyak hal yang dapat mengalihkan perhatian anak. Bisa gadget, televisi, terlalu banyak bermain, dan lainnya. Untuk itulah kita perlu menetapkan batas. Dengan batasan, anak bisa mendapatkan keseimbangan dalam hidup mereka. Sehingga mereka tetap bisa aktif dengan teman-temannya tapi juga kita sebagai orang tua punya hubungan dengan anak.

Kita sebagai magnet teladan mereka bisa saja membuat anak mendekat dan mengikuti teladan kita. Tapi bisa saja mereka menolak. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengingat ayat Alkitab ini – “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.” (Efesus 6:4)

Kekecewaan anak yang berujung pada mundurnya iman

Jangan sampai anak kecewa dengan apa yang kita lakukan sebagai orang tua, karena akhirnya dia tidak merasakan KASIH TUHAN dalam perwujudan orang tuanya. Inilah hal-hal yang bisa membuat anak mundur dan tidak percaya lagi kepada Tuhan dalam pertumbuhan iman mereka.

Kehidupan yang penuh kebohongan. Memang sebagai manusia mudah sekali kita berdosa, bahkan munafik. Satu sisi kita bisa rajin beribadah dan mengikuti banyak pelayanan di gereja. Namun sayangnya sikap dan perilaku kita di rumah tidak mencerminkan kasih Tuhan. Inilah yang membuat anak saat remaja khususnya, menjadi kecewa dan memilih untuk menjauh dari Tuhan. Karena mereka tidak ingin lagi hidup dalam kebohongan.

Baca juga : BANGUN KEBIASAAN SPIRITUAL ANAK DI MASA LIBURAN DENGAN CARA ASIK INI!

Penting bagi keluarga Kristen untuk menghidupi firman Tuhan. Namun bagaimana kita bisa mengaplikasikannya, apabila kehidupan rumah tangga (kepada pasangan) kita sendiri tidak mencerminkan firman Tuhan? Inilah yang penting juga harus kita jaga, agar anak bisa melihat teladan firman Tuhan dalam hubungan sebagai pasangan.

Jadilah teladan

Bagaimana caranya kita memperlihatkan bahwa kita serius dalam mengikut Tuhan? Ya satu-satunya cara adalah dengan memberikan teladan hidup. Kita mempraktikkan firman Tuhan dan mengaplikasikannya dengan baik dalam keluarga maupun di lingkungan. Selain itu, jadikan ibadah dan gereja sebagai prioritas. Karena disitulah kita memiliki persekutuan dan bisa saling menguatkan dalam komunitas orang percaya.

Anda juga bisa menjadi teladan dengan melakukan pelayanan di gereja, menyembah Tuhan lewat nyanyian dengan sepenuh hati, melakukan renungan atau saat teduh bersama keluarga, dan masih banyak lagi.

Tetaplah setia melakukan hal ini, jika ingin anak-anak kita mengikuti Kristus. Mari menjadi magnet, dengan berpegang teguh pada Tuhan dan prinsip-prinsip hidup-Nya.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK