ARTICLE

Tue - Jul 16, 2019 / 321 / Inspirational

Hati Seorang Pelayan

Bagaikan lilin yang menyala dan menerangi manusia dalam kegelapan, itulah hidup yang Tuhan mau kita lakukan. Terkadang memang kita harus merelakan diri, hancur lebur terbakar untuk memberikan secercah cahaya bagi sekeliling kita. Karena itu, maknailah setiap perjalanan dan proses kehidupan kita dengan kasih Kristus.

Menjadi pelayan bukan sekadar status semata, tapi diperlukan hati yang selaras dengan kehendak Bapa di Surga. Lalu bagaimanakah kita bisa menyukakan Dia?

'Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.'

(Yohanes 12:26)

Dalam melayani dibutuhkan persiapan, kerohanian yang baik, pengenalan yang benar akan Yesus Kristus sang Juruselamat, kompetensi dan pemahaman teologis. Jangan jadikan pelayanan sebagai ladang uji coba atau tempat praktek karena mencari siapa saja yang mau melayani. Perhatikanlah motivasi keterlibatannya, apakah sudah berada di posisi yang benar atau belum.

Baca juga : APA KATA ALKITAB TENTANG PERLINDUNGAN ANAK?

Jika kita melayani hanya sekedar untuk memakai potensi yang ada, maka kita harus mengubah pola pikir dan motivasi pelayanan. Memang baik untuk mengembangkan potensi, tapi kita juga kewajiban untuk mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan, lebih dari sekadar aktualisasi diri. Pelayanan berbicara tentang pengorbanan diri (1 Kor 9:22) dan juga pertumbuhan rohani seluruh anggota tubuh Kristus (Efesus 4:10-12).

Setiap kita punya kewajiban melayani, bahkan ini sebuah amanat atau mandat yang harus dijalankan (Yohanes 12:26). Oleh karena itu, marilah kita mengarahkan hati kepada Tuhan, kejarlah kehormatan Allah diatas manusia (Yohanes 12: 43-45), dan ucaplah syukur atas kasih dan penyertaan-Nya kepada kita. Pelayanan adalah kesempatan bagi kita bertumbuh dan berbuah lebat agar hasilnya bisa dinikmati orang lain (Yohanes 15: 5-7).

Baca juga : ANAK MAU NONTON DETECTIVE PIKACHU? SUPERPARENTS KENALI DULU KONTENNYA DISINI

Yuk, kita kerjakan bagian kita dengan sukacita dan takut akan Tuhan. Mari tingkatkan karunia yang Tuhan berikan kepada kita, lawanlah iblis, dan mintalah selalu pimpinan Roh Kudus agar kita tidak salah langkah. Jadilah teladan agar orang lain juga bisa merasakan perjumpaan dengan Tuhan lewat sikap hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

Liana M. Tapalahwene

Fasilitator Superbook - Jayapura
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK