ARTICLE

Wed - Jan 09, 2019 / 3238 / Sunday School

Cara Berkomunikasi dengan Anak Sekolah Minggu Sesuai Umur

Komunikasi adalah kebutuhan hakiki setiap manusia. Melalui komunikasi, kita bisa mengutarakan pendapat, keinginan, dan saling mengerti. Nah bagaimana kalau posisinya kita menjadi guru sekolah Minggu, tapi bingung bagaimana baiknya berkomunikasi dengan anak-anak agar mereka mau mendengar dan mengerti apa yang kita sampaikan?

Tidak disimak, lalu anak menjadi ribut sendiri merupakan tantangan bagi kakak ya kalau sedang mengajar. Nah supaya komunikasi kakak dan SuperParents lebih efektif ke anak, kita perlu tahu cara menyampaikan komunikasi yang baik sesuai umur dan kebutuhan mereka lho. Caranya tidak sulit kok:

Baca juga : TIPS ANTI GUGUP UNTUK ANAK, YUK DICOBA!

1. Anak usia 0-2 tahun

Kalau disekolah Minggu mimin, anak usia ini biasanya ada dikelas bayi yang pastinya didampingi orangtua atau orang terdekat mereka. Nah apabila kakak mau berkomunikasi dengan sang anak secara langsung tanpa perantara orang terdekat anak, kakak bisa melakukan sentuhan fisik, menggunakan Bahasa tubuh seekspresif mungkin agar anak mengerti maksud kakak, dan menanggapi celoteh anak dengan antusias.

 

Sumber : Pexels

2. Anak usia 3-5 tahun

Kalau kakak berada di kelas yang berisi anak seumur ini, kakak bisa berkomunikasi dengan cara memberikan perhatian yang  fokus saat berbicara dengan mereka, memperhatikan nada bicara serta bahasa tubuh agar tidak terlihat emosional, ajarkan anak untuk mengekspresikan emosi anak melalui kata-kata, jelaskan suatu instruksi dengan jelas, ulangi kembali kata-kata mereka untuk menunjukkan bahwa Anda mengerti, latih anak untuk mengambil keputusan dan tanggung jawabnya pada pilihannya, serta berempati pada apa yang anak rasakan.

 Baca juga : CARA AMPUH MENGATASI PERTENGKARAN DAN PERKELAHIAN ANAK

3. Anak usia 6-11 tahun

Ini adalah tahapan anak yang masih sekolah dasar. Biasanya mereka semakin aktif dan sudah bisa dengan leluasa mengungkapkan pendapatnya. Agar bisa berkomunikasi dengan lancar, lakukanlah:

  • Luangkan waktu untuk berdialog dengan mereka saat mengajar dan diluar dari jam mengajar.
  • Hormati juga mereka saat berbicara.
  • Dengarkan kata-kata anak tanpa menyelanya.
  • Tanggapi anak dengan peka, baik hal positif ataupun seperti amarah, malu, takut, dll.
  • Buatlah anak nyaman dan sering tertawa bersama kakak.
  • Hindari untuk mengritik dan menyalahkannya. Jika kakak memang kesal akan kesalahan yang diperbuat anak, jelaskan mengapa hal itu salah, bukan mengritik pribadinya. Misalnya dengan kata-kata nakal, bandel, nggak bisa diatur, dll.
  • Jika kakak berbuat salah, akui dan minta maaflah kepada mereka.
  • Bukalah kesempatan agar anak bisa berpendapat.

 

4. Anak usia 12-18 tahun

Anak pada masa ini sudah memasuki tahap remaja, setahap lagi menuju dewasa. Oleh karena itu, di masa anak sedang membrontak-brontaknya dan ingin mengekspresikan diri, yuk lakukan ini kepada mereka:

  • Hormati pendapat mereka.
  • Buatlah waktu berdialog bersama mereka. Jadi cara mengajarnya dua arah.
  • Hormati privasi mereka dan jaga harga dirinya.
  • Perlihatkan bahwa kakak percaya kepada mereka, agar mereka juga mau menaruh kepercayaan kepada kakak.

Nah kalau kakak sendiri punya cara komunikasi yang lainnya kah agar efektif menyampaikan ke anak? Yuk bisa di share di kolom komentar dibawah. Tuhan memberkati.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK