ARTICLE

Tue - Nov 03, 2020 / 306 / Inspirational

Bagaimana Penderitaan Bisa Memulihkan Iman Kita Kembali?

Rasanya lelah banget ya, pandemi Covid ini nggak kunjung usai juga. Semakin banyak orang yang menderita dan berusaha bertahan secara ekonomi maupun psikologis menghadapi masa ini. Apalagi yang sedang sakit. Mereka membutuhkan penghiburan dari sekitarnya agar bisa berjuang dan cepat sembuh.

Mungkin sebagian besar dari kita tidak menyukai kondisi ini, rasanya menderita dan serba sulit. Lalu apa yang bisa kita petik dari masa sulit ini? Apa tujuan dari semuanya ini? Secara tidak sadar, mimin yang juga merenungkan hal ini menjadi bersyukur karena masih bisa tetap bekerja walaupun beban agak berat. Selain itu, justru di masa inilah iman semakin diperkuat karena mau tidak mau semakin berpegang pada rencana Tuhan karena semua rencana manusia ini gagal.

Baca juga : BLANK SAAT MELAYANI, YUK KENALI DAN ATASI KELELAHAN SAAT MELAKUKAN PELAYANAN!

Oleh karena itu, mimin mau berbagi bagaimana penderitaan di masa ini bisa memulihkan iman:

  1. Penderitaan membuat kita bertumbuh

Pernahkah di masa sulit ini berusaha berjuang dengan kemampuan diri sendiri, alih-alih melibatkan Tuhan dalam setiap rencana kita? Nah awalnya karena kaget, mimin dan pasangan melakukan hal itu. Kenyataannya tidak berjalan mulus. Awalnya mengandalkan tabungan yang ada karena berpikir masa sulit ini tidak akan berlangsung lama. Setelah itu mengandalkan orang lain dan ternyata dikecewakan. Dan sampai akhirnya pada satu titik mulai menyadari bahwa Yesuslah satu-satunya pribadi yang bisa dipercaya dan diandalkan. Ketika mulai bersyukur dan menyerahkan semua rencana pada-Nya, seakan pintu jalan keluar mulai dibukakan satu per satu. Inilah yang membuat iman menjadi bertumbuh.

 

  1. Penderitaan membuat kita mengevaluasi hal apa saja yang penting

Ketika kita diperhadapkan dengan hidup yang mudah dan membahagiakan, kita cenderung lupa bahwa Tuhanlah yang memberikan kita segalanya. Kita justru terlalu sibuk menikmatinya sampai hilang fokus dan lupa bersyukur. Namun saat penderitaan datang, justru inilah yang mengembalikan kita kepada Tuhan. Penderitaan membantu kita untuk menyesuaikan fokus kita yang benar, yaitu Tuhan.

 

  1. Tuhan mengingatkan tentang siapa diri-Nya lewat penderitaan kita.

Penderitaan memang tidak membuat hidup kita nyaman, tapi Tuhan tetap bekerja dan tidak tinggal diam melihat kita kesulitan. Ia tetap setia menolong dan mendampingi kita dalam melewati setiap masa sulit ini, ketika kita membuka hati pada-Nya. Tuhan juga berjanji menyediakan apa yang kita butuhkan untuk melewati penderitaan ini. Ia tahu persis apa yang kita alami, karena Ia telah terlebih dahulu menderita di kayu salib demi menebus kita.

 Baca juga : 9 HAL PENTING YANG DIBUTUHKAN AGAR HUBUNGAN SEHAT DAN HARMONIS

  1. Tuhan dapat mengambil penderitaan kita dan menjadikannya indah.

Hal yang pertama terlintas ketika kita menderita atau melihat orang lain sengsara biasanya adalah ‘kemana Tuhan, kenapa dibiarkannya penderitaan ini?’. Coba kita ingat kenapa Tuhan mau mati di kayu salib. Bukankah itu hukuman bagi penjahat dan merupakan penghinaan di depan umum? Justru dengan cara inilah, Tuhan Yesus menyelamatkan umat manusia dan menebus dosa kita. Ia menjadikan sesuatu yang mengerikan menjadi indah. Sama seperti kita yang sedang mengalami masa sulit ini. Tidak mungkin Tuhan tidak ada rencana yang indah bagi kita. Tetaplah beriman dan membaca firman-Nya.

 

  1. Penderitaan menghasilkan daya tahan

Meskipun saat ini rasanya tidak menyenangkan, tapi melalui penderitaan kita bisa menghasilkan sesuatu dari dalam diri yang tidak akan kita dapatkan saat hidup kita biasa saja. Misalnya, melalui penderitaan ini, kita semakin bisa berjalan bersama rencana Tuhan dan selalu mengandalkan-Nya. Ternyata Ia telah mempersiapkan kita untuk pekerjaan yang lebih besar lagi.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK