ARTICLE

Wed - Apr 07, 2021 / 388 / Parenting

Bagaimana Caranya Menjelaskan Tentang Makna Penyaliban kepada Anak?

Walaupun hari Paskah telah berlalu, tapi pertanyaan anak seputar Paskah kadang masih ditanyakan. Kita sebagai orang tua, sebaiknya punya jawaban yang bagus dan dimengerti anak lho.

Bagaimana caranya kita bisa menjelaskan kepada anak bahwa Paskah itu bukan sekedar telur dan kelinci? Dan bagaimana Paskah itu sama pentingnya dengan Natal. Karena kalau Tuhan Yesus yang sudah datang ke dunia justru tidak mengorbankan diri-Nya di kayu salib untuk menebus dosa manusia, maka kedatangan-Nya menjadi percuma.

Kebangkitan-Nya juga begitu penting dan perlu diketahui maknanya oleh anak-anak. Kebangkitan Tuhan Yesus melambangkan bahwa Ia menang atas kuasa maut! Luar biasa banget kan? Nah tapi masalahnya, kita tidak bisa membicarakan kebangkitan Tuhan tanpa kematian-Nya, dan kita juga nggak bisa membicarakan kematian tanpa penyaliban.

Baca juga : INGIN ANAK RAJIN MENYEMBAH TUHAN, AJARKAN MEREKA HAL INI

Apakah topik penyaliban terlalu menakutkan untuk anak-anak?

Bisa dibilang begitu. Karena menurut sejarah, penyaliban adalah hukuman terkejam yang pernah ada di muka bumi. Kalau mau tau lebih lanjut tentang sejarahnya, bisa klik pada artikel SEJARAH TENTANG SALIB DAN ALASAN PENYALIBAN YESUS. Tetapi ketika anak sudah siap umurnya, kisah keselamatan melalui pengorbanan Tuhan ini bisa menjadi alasan kuat bagi anak untuk mengembangkan imannya.

Dengan bahasa yang mudah dipahami anak, Superparents bisa menjelaskan tentang apa yang terjadi pada Yesus di hari Jumat Agung. Ingat bahwa detail grafis (yang cukup sadis) tidak perlu diperlihatkan untuk menyampaikan tindakan cinta kasih Tuhan dan pengorbanan-Nya. Karena kematian itu sendiri kadang belum bisa dipahami oleh anak kecil.

Saat Momin menjelaskan kepada anak-anak sekolah minggu tentang Jumat Agung, pertama-tama Momin menggambarkan bahwa pada zaman itu, orang-orang yang melakukan hal buruk akan mendapatkan hukuman digantung di kayu salib ini. Sakit sekali, lebih dari yang bisa kita bayangkan!

Tuhan Yesus sendiri dihukum atas kesalahan yang tidak pernah Ia lakukan! Padahal yang seharusnya dihukum adalah kita, manusia yang berdosa. Tapi karena begitu besar cinta dan kasih-Nya pada kita semua, maka ia mau menanggung dosa kita dengan menebusnya di kayu salib! Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menjadi sama dengan manusia, merasakan penderitaan dan kesakitan yang kita alami.

Baca juga : CATAT! INI 8 HAL YANG TIDAK BOLEH ORANG TUA LAKUKAN KEPADA ANAK

Ada satu buku yang bagus banget dan bisa membantu Superparents untuk mengajarkan anak tentang makna Paskah ini tanpa membuatnya bingung atau takut. Judul bukunya adalah Benjamin’s Box. Dalam buku ini diceritakan tentang seorang anak laki-laki bernama Benjamin yang berada di Yerusalem pada waktu yang bersamaan dengan Tuhan Yesus. Dia ingin mengetahui lebih banyak tentang Tuhan Yesus, sehingga ia mengikutinya. Awalnya ia mengira bahwa Yesus adalah guru, kemudian raja. Tapi akhirnya ia sadar dan belajar tentang Kabar Baik serta siapa Yesus sebenarnya!

Kalau Superparents memiliki anak dengan hati yang cukup sensitif, sebaiknya ceritakanlah bahwa kisah keselamatan tidak berakhir pada kematian Tuhan Yesus atau Jumat Agung. Tapi di hari Minggu, Tuhan Yesus akan Bangkit! Dia masih hidup! Air mata kita akan berubah dari kesedihan menjadi sukacita.

Sumber : whatsinthebible

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK