ARTICLE

Wed - Jul 01, 2020 / 378 / Parenting

7 Cara Efektif Mengajarkan Anak Ketekunan Sedari Dini

Betapa bahagianya kalau punya anak yang tekun dan rajin. Wah idaman banget ya. Anak yang tekun itu bisa lho mengalahkan anak yang pintar! Kenapa? Karena dengan ketekunannya, dia bisa menyetarakan kemampuannya tapi ya memang membutuhkan effort yang cukup lebih banyak. Seperti anak-anak di Tiongkok dan Jepang yang sudah didorong sejak kecil untuk menjadi anak tekun.

Pada Yakobus 1: 2-5 dijelaskan bahwa prosesnya itu kita semua akan menghadapi pencobaan (misalnya pada anak berupa ujian sekolah), kemudian masuk ke dalam tahap ujian iman yang menghasilkan ketekunan (anak akan diuji apakah mereka percaya diri pada kemampuannya? Jika ya, mereka akan berusaha dengan belajar). Hasil ketekunan itu tidak ada yang sia-sia kok. Tuhan sendiri sudah memberikan arahan juga pada ayat berikutnya, ‘jika kita kurang hikmat, mintalah kepada Tuhan’. Jadi saat anak mentok pada segala usahanya, mintalah kepada Tuhan jalan keluarnya.

Baca juga : CARA MUDAH DAN EFEKTIF MEMBANGUN IBADAH KELUARGA DI RUMAH

Nah Superbook juga punya cara agar anak Superparents menjadi tekun:

Menciptakan Lingkungan yang Kondusif

Motivasi untuk berprestasi sesungguhnya berakar sejak awal kehidupan anak. Superparents bisa membantu si kecil dengan menyediakan mainan dan lingkungan yang mendorongnya mengembangkan diri. Kenali keterampilan anak dan sediakan alat bermain sesuai perkembangan si kecil.

Mengatakan Hal-hal Positif

Anak adalah sosok optimis dalam belajar. Sayang sekali, lingkungan seringkali membuat ia frustrasi. Misalnya, ketika Superparents membanding-bandingkannya, 'Adi saja bisa menyusun balok itu, masak kamu tidak.' Meski ingin menumbuhkan motivasi eksternal, tapi bisa saja dia frustrasi karena kecewa dianggap belum memiliki keterampilan untuk menyusun balok. Dukunglah mereka dengan sabar dan sungguh-sungguh supaya ia tumbuh lebih pandai.

Sumber : Unsplash

Memberi Pujian

Beri anak pujian jika ia berhasil melakukan sesuatu dengan baik. Sebaliknya, jika ia tidak melakukan dengan baik, Superparents tak perlu mengecamnya berlebihan. Tetap hargai upayanya.

Mengajarkan Sesuatu Secara Bertahap

Tugas yang terlalu rumit membuat anak cepat frustrasi. Ajaklah anak membagi tugasnya dalam urutan tahap. Misalnya, ketika belajar untuk bertanggung jawab pada mainannya, ajak anak untuk bersama-sama membereskannya setelah ia selesai bermain. Kemudian mulai merapikan mainan, dan lainnya. Bila ia dapat menjalankan tugasnya dengan baik, jangan lupa memuji atau memberikan hadiah kecil.

Baca juga : 3 HAL YANG WAJIB DIAJARKAN KEPADA ANAK AGAR TIDAK TERMAKAN ISU SARA

Melihat Halangan Sebagai Tantangan

Jika menghadapi satu halangan, dan anak tidak bisa melewatinya dengan baik, bisa jadi ia marah atau frustrasi. Di sini Superparents bisa berperan mengajak si kecil melihat setiap tantangan bukan sebagai halangan. Katakan, 'Apa yang ingin kamu buat? Mau bikin bangunan kantor? Atau mobil? Kamu pasti bisa!' Beri si kecil alternatif cara berpikir yang bisa dilakukannya untuk memecahkan masalah.

 

Sumber: Unsplash

Menumbuhkan Motivasi Internal

Pandangan orang lain sedikit demi sedikit bisa mempengaruhi anak. Jangan biarkan anak bergantung pada pendapat orang lain tentang dirinya. Doronglah minat anak untuk mempelajari sesuatu dengan kegembiraannya bermain dan caranya yang unik.

Memberi contoh

Tak ada cara yang lebih efektif mengajarkan ketekunan selain dengan memberi contoh. Lihat saja, jika ia melihat Superparents asyik membaca buku, ia akan mengambil sebuah buku dan membalik-balik halamannya meski belum mengenal satu huruf pun. Sumber : Jawaban.com

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK