ARTICLE

Mon - Apr 06, 2020 / 649 / Inspirational

5 Pesan Bagi Pelayanan Kita Agar Tetap Jadi Garam dan Terang di Kondisi Covid-19

Kita sebagai garam dan terang dunia terkadang bingung harus berbuat apa di tengah pandemi Covid-19 ini. Sebagai orang Kristen sekaligus pelayan Tuhan, kita justru bisa mengambil sisi positif dari kondisi ini. Ditengah-tengah dunia yang sedang berduka dan ketakutan, justru Tuhan harus kembali dinyatakan kuasa-Nya melalui kita. Jadi jangan jadi melempem ya, Superbook saja masih terus melayani gereja, anak-anak dan orang tua di seluruh Indonesia.

Kali ini, Superbook mau mengajak para gembala, pemimpin gereja, guru sekolah Minggu, dan orang tua untuk tetap melayani tanpa harus takut dan ragu. Di tengah kondisi ini, justru kita harus berani menunjukkan jati diri sebagai garam dan terang, seperti :

1. Tetap profesional ketika diberikan kesempatan untuk Work From Home (WFH)

Tidak mudah lho ternyata bekerja dan belajar di rumah. Menurut mimin justru lebih banyak tantangannya. Bagi yang single, kamar yang cozy ataupun perubahan mood bisa jadi halangan bekerja lho. Tapi bagi yang sudah berumah tangga, apalagi perempuan, wah pekerjaannya bisa berkali-kali lipat. Harus mengurus rumah tangga, mengajari anak, plus mengerjakan pekerjaan kantor sekaligus.

Namun justru inilah waktunya kita menunjukkan kepada kantor atau kampus bahwa kita mampu tetap profesional dan mengerjakan semuanya secara maksimal walaupun di rumah.

 Baca juga : AYAT ALKITAB YANG MENGUATKAN KITA DALAM MENGHADAPI PANDEMI INI

2. Inovasi

Gereja mimin yang bukan tergolong gereja besar akhirnya mau tidak mau berinovasi agar semua jemaat tetap bisa beribadah di rumahnya masing-masing. Akhirnya pendeta bersama dengan komisi multimedia membuat ibadah online yang tidak pernah dibuat sebelumnya. Dengan peralatan seadanya, mereka tetap membuatnya semaksimal mungkin dan hasilnya, jemaat sangat senang dan mengapresiasi usaha ini. Apalagi ketika setiap hari jemaat diberikan tantangan dan saat teduh online di pagi hari.

Nah masa ini adalah tantangan bagi kita untuk tetap dapat melayani walaupun tidak bisa saling tatap muka. Gereja perlu berinovasi agar jemaat pun tetap bisa dibimbing untuk beribadah apalagi sebentar lagi sudah mau merayakan Kamis Putih, Jumat Agung, dan Paskah. Bagaimana dengan gerejamu?

 

Sumber : Labana.id

3. Gunakan media  dan teknologi secara maksimal

Agar dapat melayani secara maksimal, kita harus belajar menggunakan teknologi dan media terutama internet. Dengan memaksimalkan potensial kita, maka banyak orang pula juga yang akhirnya terberkati di rumahnya. Dari smartphone pun kita tetap bisa melayani kok, seperti dengan berbagi renungan, video call untuk menanyakan kondisi anak, dll.

 Baca juga : 5 CARA AMPUH AGAR BISA BELAJAR DAN BEKERJA SECARA PRODUKTIF SELAMA WFH

4. Tetap rendah hati dan bijaksana

Masih ada orang-orang di luar sana yang tidak bisa melakukan WFH dan bahkan ada juga yang diberhentikan baik sementara atau selamanya dari tempat kerjanya. Mereka sama-sama berjuang dalam menghadapi kondisi ini. Kita sepatutnya tetap saling mendukung, menguatkan, dan membantu.

 

5. Kesempatan baru selalu datang di saat krisis

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk kita kembali kepada Tuhan dan berpegang pada-Nya. Karena hanya Dialah yang bisa mengangkat segala kekhawatiran kita dan memberikan kelegaan serta damai (Yesaya 41:10). Kondisi ini juga bisa menjadi momen banyak orang yang berbalik kepada Tuhan, untuk itulah tugas kita agar bisa menunjukkan terang kasih Kristus kepada orang-orang.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK