ARTICLE

Wed - Dec 15, 2021 / 560 / Parenting

4 Kesalahan Orang Tua yang Bisa Merusak Rasa Harga Diri Anak

Tidak sedikit anak zaman sekarang yang masih kurang percaya diri dan takut untuk tampil di depan banyak orang. Tahukah kakak bahwa anak-anak yang mempunyai self esteem (harga diri) yang tinggi berasal dari keluarga yang menghargai dan memberikannya kepercayaan. Karena dengan harga diri yang kuat, bisa mendorong seseorang untuk melewati tantangan mencoba hal baru, serta melakukan evaluasi dan mencari cara baru saat menjumpai kegagalan.

Sayangnya masih banyak orang tua yang tidak sadar kalau justru sikapnyalah yang membuat harga diri anak menjadi rusak. Apa saja kesalahan yang mungkin kita pernah lakukan? Simak dibawah ini.

Baca juga : UNIKNYA MENANGANI ANAK YANG TANTRUM ATAU MELUAPKAN EMOSI

  1. Berteriak atau membentak anak

Mayoritas Superparents sudah tahu bahwa memukul punya dampak negatif pada anak. Berteriak atau membentak pun sebetulnya punya dampak yang sama seperti memukul. Ini dapat melemahkan dan mengecilkan harga diri anak. Berteriak atau membentak bisa mengurangi keberanian dan keinginan anak dalam melakukan percakapan konstruktif bersama orang tua dalam menyelesaikan masalah, mengatasi konflik dan membangun harga diri.

 

  1. Mengungkit kesalahan masa lalu

Setelah masalah sudah selesai, jangan mengungkitnya lagi. Anak berhak memulai situasi yang baru. Kalau kita mengungkit kesalahan yang lalu, anak akan belajar untuk mengingat keburukan seseorang dan menyimpan dendam dalam jangka panjang. Anak perlu tahu kalau masalah sudah selesai, berarti itu sudah menjadi bagian dari masa lalu. Yuk Superparents perkuat anak dengan motivasi positif.

 Baca juga : KALAU TUHAN ITU ADA, KENAPA MASIH BANYAK KEJAHATAN DI DUNIA? INI JAWABANNYA

  1. Membuat anak merasa bersalah

Tanpa sadar, orang tua seringkali menyuntikkan rasa bersalah kepada anak. Misalnya,”Mama masak juga harus ngerjain PR kamu. Ini kan tugas kamu.” Perkataan seperti ini bisa membuat rasa bersalah anak bertambah 2 kali lipat.

 

  1. Menyindir

Membentak, tidak. Memukul, tidak. Tapi ternyata secara tidak sadar, kita suka menyindir dengan menggunakan hal-hal yang menyiratkan kebalikan dari apa yang seharusnya. Seperti, “Pintar banget ya, bikin rumah jadi berantakan.” Sindiran justru dapat menyakitkan karena bisa membuat anak malu dan merusak harga diri mereka. Menjatuhkan anak justru menghambat orang tua bisa berkomunikasi secara efektif bagi anak.

Semoga Superparents tidak ada yang melakukan empat hal diatas ya. Jika Superparents mempunyai pergumulan tentang anaknya dan ingin didoakan oleh tim Sahabat 24, Superparents bisa klik link dibawah ini.

Saya Mau

Sumber: parenting Indonesia

 

 

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK