ARTICLE

Thu - Sep 20, 2018 / 1266 / Inspirational

3 Kesalahan Fatal Yang Dilakukan Para Suami

Menjadi suami yang berhasil adalah harapan semua pria, jauh sebelum ia memutuskan untuk menikahi wanita yang dicintainya. Keberhasilannya tidak diukur dengan banyaknya rumah dan mobil pribadi, tapi seperti apa kehidupan rumah tangganya.

Banyak nasehat, petuah, atau contoh yang bisa Anda peroleh dari kehidupan rumah tangga orang lain. Namun ketika Anda menikah dan mulai menerapkan beberapa cara, Anda menemui hal-hal sukar dan penuh pergumulan yang akhirnya malah membuat Anda putus asa. Ini saatnya Anda belajar menghindari 3 kesalahan fatal yang justru membuat Anda gagal menjadi seorang suami.

1. Mempertahankan karakter yang salah

Pernikahan adalah sesuatu yang cukup rumit karena harus ada penyesuaian karakter dari dua orang yang berbeda. Anda harus menyadari bahwa dalam proses penyesuaian ini, bukan hanya satu orang yang harus berjuang dan mengalah. Jangan menuntut istri untuk mengalah dan memahami Anda. Baik Anda maupun istri harus mau ‘digerus’ karakter atau kebiasaan buruknya yang tidak disuka pasangan.

2. Menjadi otoriter untuk dihormati

Seberapa sering Anda menjadi kepala keluarga yang otoriter untuk menunjukkan bahwa Anda berkuasa di dalam rumah tangga? Anda selalu ingin istri Anda tunduk tanpa memperhatikan semua yang ia butuhkan. Hal ini malah menyebabkan sang istri semakin memberontak dan tidak taat.

3. Menjadi diktator agar ditakuti

Agar dihormati, Anda berpikir Anda harus bersikap keras, lebih cerdik, dan sebagainya. Dengan melakukan ‘sedikit’ kekerasan dan memaksakan ‘penundukan’ ini, Anda berpikir istri Anda akan takut dan taat. Ini adalah gambaran palsu tentang bagaimana seharusnya seorang pria menjadi seorang suami. Jika Anda pernah mencoba cara ini, Anda sudah tahu jawabannya!

Jika Anda menemukan 3 kesalahan ini di dalam diri Anda dan ingin segera memperbaikinya, berubahlah sekarang! Anda belum terlambat untuk menjadi seorang suami yang berhasil di dalam Tuhan.

Carryn Graciano

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK