ARTICLE

Thu - May 17, 2018 / 1838 /

Kalau Tuhan Ada, Mengapa Doa Saya Belum Dijawab? Inilah Cara Memanggil Nama-Nya

Coba diingat-ingat, berapa kali kita berkata dalam hati, “Tuhan, kalau Engkau nyata, ....” atau “Tuhan, apakah Engkau benar-benar nyata? Karena …” Saat kita sedang dilanda depresi karena masalah yang sedang membelenggu, kita seringkali berseru namanya, berharap Ia mendengar keluh kesah dan doa kita. Tapi kadang rasanya doa kita tidak dijawab, atau ya dijawab tapi dengan jawaban berbeda dari harapan kita.

Tuhan selalu menjawab doa. Bisa “ya” atau “tidak”, dan kadang juga “oh, tunggu. Jangan sekarang.” Jadi kenapa ya rasanya seringkali doa kita tidak atau lama dijawabnya? Apakah ada cara khusus berdoa agar bisa dijawab? Kenyataannya tidak ada cara khusus, akan tetapi firman-Nya memang berbicara tentang beberapa cara ketika kita memanggil nama-Nya.

Baca juga : 8 AYAT ALKITAB YANG BISA MEMBERIKANMU KEDAMAIAN SAAT MENGHADAPI MASALAH

1. Berdoa dengan mengucap syukur.

Sumber: gianlucacolucci.org

Dalam Filipi 4:6, Tuhan menyatakan bahwa kita harus berdoa dengan “ucapan syukur” ketika kita mengajukan permohonan kepada-Nya.

 

2. Berdoa dengan tidak jemu-jemu.

Sumber: End Time Headlines

Lukas 18: 1-8 mencatat ketika Yesus menjelaskan hubungan antara janda yang mencari keadilan pada hakim tanpa henti hingga ia mendapatkannya. Sama seperti Tuhan yang ingin agar kita terus menerus dan tidak jemu-jemu untuk mencari-Nya.

Baca juga: 3 CARA MENJAWAB PERTANYAAN ANAK TENTANG KENAIKAN TUHAN YESUS

3. Berdoa dengan tidak mengucapkan pengulangan kata yang sia-sia.

Sumber: The Ancient Bridge

Walaupun kita berdoa secara terus-menerus, Tuhan tetap tidak ingin kita untuk “menggunakan pengulangan kata yang sia-sia” seperti orang kafir. Karena mereka berpikir jika berdoa dengan banyak kata-kata, doanya akan didengar (Matius 6: 7). Sebaliknya, kita sebaiknya kita bisa menyampaikan kata-kata sesuai apa yang ada dalam hati dan pikiran kita.

 

4. Berdoa seperti punya hubungan pribadi dengan Tuhan, bukan sebagai ajang mempertunjukkan iman.

Sumber: churchmilitant.com

Kita juga tidak perlu berdoa dengan dramatis. Tuhan malah mengingatkan kepada kita untuk “masuk kedalam kamar, tutup pintu, dan berdoa” (Matius 6: 6). Semua orang kan tidak perlu mendengar segala pergumulan dan ucapan syukur kita secara spesifik. Justru pakailah waktu doa ini sebagai sarana berkomunikasi antara Anda dengan Tuhan.

 

5. Dalam berdoa, kita tidak memerlukan perantara.

Sumber: Praiseworld Radio

Yang paling penting, kita tidak memerlukan “orang suci” sebagai perantara kita dengan Tuhan. Hubungan kita dengan Tuhan lewat doa adalah sambungan langsung (1 Timotius 2: 5-6). Tuhan kita itu dekat, Ia berada dalam hati kita. Jadi apabila kita berdoa dengan segenap hati, maka Tuhan sudah mengetahui keinginan dan pikiran kita.

Sekarang apakah Anda sudah siap berdoa kepada Tuhan? Ingat, kita berdoa dengan hati yang sungguh tertuju pada-Nya. Jika sikap hati kita sedang tidak benar, mungkin Tuhan akan menunggu kita agar bisa sepenuh hati dalam mendoakannya. Mintalah bimbingan-Nya dan mengarahkan ke jalan yang Ia ingin kita lalui. (CC)

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI.

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK