ARTICLE

Thu - Nov 16, 2017 / 4597 /

SuperParents Wajib Melakukan Hal Ini Agar Anak Berjalan Sesuai Firman Tuhan!

Bagi kita orang tua, tidak mudah menemukan pola agar firman Tuhan yang kita sampaikan bisa disimak “kids zaman now”. Saya menemukan banyak sekali perkataaan SuperParents yang tidak didengar oleh anak-anaknya. Mungkin masuk ke telinga kanan lalu keluar dari telinga kiri alias tidak digubris.

Saya refleksikan, anak-anak membutuhkan firman Tuhan tapi mengapa mereka menolaknya? Salahnya dimana ? Mungkin ilustrasi “senter” akan sangat menolong. Saya yakin anak-anak seperti seseorang yang berada dalam gelap (mati lampu), pasti butuh dan memerlukan terang. Kita sebagai orang tua seperti orang yang punya senter (firman Tuhan). Anak-anak yang dalam gelap, pasti sangat butuh SENTER (cahaya kebenaran).

Kesalahan ini sering terjadi. Jika kita menjadi anak itu, apakah kita lebih suka cahaya senter ini diarahkan ke bawah (baca: jalan kita) atau ke mata? Saya yakin semua kita pasti akan berkata ke bawah. Mengapa ? Karena akan silau jika senter itu diarahkan ke mata. Sama seperti  kasus ini. Bisa jadi banyak perkataan/nasehat SuperParents ke anaknya yang  ditolak. Bukan senternya (baca=firman Tuhan) yang salah tetapi arahnya yang salah, bukan ke bawah tetapi ke mata. Makanya ditolak.

Saya mau bagi 4 prinsip yang didapatkan berdasarkan observasi dalam Alkitab dan refleksi dalam kehidupan keluarga-keluarga. Berdasarkan 1 SAMUEL 3:1-18 kita mendapatkan  4 PRINSIP AGAR AJARAN FIRMAN TUHAN DARI SUPERPARENTS DIDENGAR ANAK. Lakukan keempat prinsip ini secara berurutan supaya hasilnya maksimal dan tidak gagal. Ayo kita bahas satu persatu.

 

BERIKAN WAKTU

Kelihatannya mudah tapi prakteknya tidak semudah diucapkan. Kita lihat kisah Samuel. Dia datang kepada Eli saat tidur, lagi enak-enak istirahat. Bukankah anak-anak lebih membutuhkan saat kita sedang sibuk bekerja atau justru beristirahat. Bagi para ibu, disaat sibuk bekerja atau sedang membereskan rumah itulah anak mengajak kita bermain, dan melakukan hal bersamanya. Sedangkan ayah biasanya dibutuhkan saat mereka pulang bekerja. Baru saja pulang, langsung diajak bermain dan mengobrol anak. Berikan waktu saat anak membutuhkannya, bukan menyisakannya. Kita harus tahu dunia, mainan, dan segala hal tentang dia.

 

BERIKAN TELINGA

Setelah waktu, berikanlah TELINGA. Mengapa kita harus memberikan telinga ? Karena kids zaman now yang dibanjiri informasi ini butuh disimak, bukan hanya didengarkan. Dengan bercerita ke orang tuanya, mereka ingin menyaring, mana hal yang benar dan salah. Maka dari itu SuperParents harus MENYIMAK BENAR-BENAR, karena saat itu SuperParents sedang dijadikan penolong untuk menyaring informasi. Seringkali prakteknya, banyak SuperParents yang hanya mendengar, tapi tidak menyimak. Akibatnya anak menjadi malas cerita dan beralih kepada teman, sahabat, bahkan orang lain.

 

BERIKAN KEBENARAN

Langkah selanjutnya yaitu MEMBERIKAN KEBENARAN atau firman Tuhan. Penelitian membuktikan telinga dan hati seseorang menjadi terbuka saat mereka membutuhkan nasihat, lalu sudah didengarkan. Kembali ke kisah Eli dan Samuel. Eli dapat memberikan nasihat lalu didengar dengan baik oleh Samuel karena Eli menyimaknya. Ia mengobservasi cerita Samuel kemudian menyimpulkanya bahwa itu suara Tuhan. Dari situlah nasihatnya membawa Samuel menemukan Tuhan. Seperti prinsip senter tadi, arahnya benar.

Apa yang terjadi jika SuperParents tidak sabar melewati prinsip pertama dan langsung masuk ke prinsip ketiga? SuperParents akan menghakimi dan menasihati dengan satu arah. Ibarat anak yang diberikan sinar senter langsung ke matanya, jelas saja mereka akan menolak karena cara kita salah.

 

BERIKAN KESEMPATAN PRAKTEK

Inilah prinsip yang seringkali diabaikan dan dilupakan. Padahal prinsip ini sangat menolong anak. Mereka tidak sempurna dan seringkali melakukan kesalahan. Oleh karena itu berikanlah waktu mereka untuk mempraktekkan apa yang SuperParents sudah katakan, namun tetap berikan ruang kesalahan agar mereka bisa belajar.

 

Sekarang SuperParents pastinya sudah siap ya mempersiapkan anak yang takut akan Tuhan dan menjadi berkat kepada orang lain lewat 4 prinsip tadi? Selamat mempraktekkannya, Tuhan memberkati.

Oleh : Naomi Irmadiana (Fasilitator Superbook Indonesia)

Baca juga:

HATI-HATI ANAK ANDA BERPOTENSI PUNYA KEINGINAN BUNUH DIRI! INI FAKTORNYA

ANAK ANDA MENGALAMI GEJALA PENYAKIT INI? SEBAIKNYA SEGERALAH BAWA KE DOKTER

10 AYAT ALKITAB UNTUK AYAH AGAR PERANNYA MAKSIMAL DALAM KELUARGA

 

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI.

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK