LATEST ARTICLE

Doa Kita Terjawab, Ternyata Karena Hal Ini Juga Lho


Sumber : Elim

Semua orang pasti bahagia jika doa mereka dijawab. Apalagi jika jawabannya bisa dikatakan “instan”, saat itu juga. Tapi apakah Anda sadar bahwa Tuhan tidak hanya mendengarkan doa-doa kita? Dia ternyata juga mendengar hal ini lho.

Ada sebuah cerita. Cerita itu mengumpamakan tentang dua orang yang berdoa. Berikut kisahnya.

Sebuah kapal yang berlayar, rusak saat terjadi badai di laut dan hanya dua orang penumpangnya yang bisa berenang ke gurun kecil seperti pulau di seberang lautan. Dua orang yang selamat itu akhirnya berteman baik. Mereka tidak tahu harus berbuat apalagi, mereka sepakat bahwa tidak ada jalan lain selain berdoa kepada Tuhan.

Namun, untuk mencari tahu mana doa yang lebih kuat, mereka sepakat untuk membagi wilayah pulau di antara mereka. Dan mereka berada di sisi yang berlawanan dari pulau itu. Hal pertama yang mereka doakan adalah makanan. Keesokan paginya, orang pertama melihat pohon buah di sisi tanahnya, dan ia bisa memakan buahnya. Sementara tanah di sisi lainnya tetap tandus.

Setelah seminggu, orang pertama merasa kesepian dan ia memutuskan untuk berdoa memohon seorang pasangan. Keesokan harinya, kapal lain juga karam, dan satu-satunya yang selamat adalah seorang wanita yang berenang ke bagian pulaunya. Sementara di sisi lain pulau itu, tidak ada apa-apa. Segera orang pertama berdoa untuk diberikan pakaian dan lebih banyak makanan.

Keesokan harinya, seperti sihir, semua itu diberikan kepadanya. Namun, pria lain di sisi pulau lain belum memiliki apa-apa. Akhirnya, orang pertama berdoa meminta sebuah kapal, sehingga ia dan pasangannya bisa meninggalkan pulau itu.

Keesokan paginya, ia menemukan sebuah kapal berlabuh di sisi pulau. Orang pertama menaiki kapal itu dengan istrinya dan memutuskan untuk meninggalkan temannya di pulau itu. Ia menganggap orang lain tidak layak menerima berkat Tuhan, karena tidak ada doanya yang dijawab oleh Tuhan.

Saat kapal hendak pergi, orang pertama mendengar suara dari langit yang bergema, “Mengapa engkau meninggalkan temanmu di pulau ini?”

“Berkat saya adalah milik saya sendiri, karena sayalah yang mendoakan,” jawab orang pertama. “Doa-doanya tidak terjawab dan ia tidak pantas menerima apapun.”

“Kau salah!” suara itu menegurnya, “Ia hanya memiliki satu doa yang saya jawab. Jika bukan karena itu, engkau tidak akan menerima berkat-Ku.”

“Katakan padaku,” jawab orang pertama, “Apa yang ia doakan agar aku tidak berhutang padanya?”

“Temanmu berdoa agar semua doamu dijawab.”

Miris memang terkadang kita lebih banyak berdoa dengan ego kita ketimbang mendoakan orang lain. Padahal berkat yang kita terima sebenarnya bukan hasil dari doa kita sendiri, tapi ada orang-orang disekitar kita yang mendoakannya untuk kita.

Tuhan sendiri sebenarnya sudah mengajarkan kita untuk mendoakan orang lain. Seperti untuk tetap mengasihi dan mendoakan musuh (Matius 5:44 dan Lukas 23:24). Dan sebagai contoh, coba tengok kisah seorang perwira yang berdoa bagi hambanya (Matius 8:5-13), atau kisah kepala rumah ibadat yang berdoa bagi anak perempuannya yang sakit parah (Matius 9:18-26), atau kisah seorang ayah yang berdoa bagi anaknya yang kerasukan (Markus 9:14-29), dan banyak lagi. Maukah kita sekalian belajar dari teladan mereka dan mendoakan seseorang yang kita kenal?

Sumber : Intisari.grid.id & warungsatekamu.com

Baca juga:

TERUNGKAP CARA AKUR DENGAN ANAK UNTUK RESOLUSI TAHUN 2018

TERNYATA, INI NIH PENYEBAB ANAK TIDAK MENURUTI KEMAUAN ORANG TUANYA

12 FILM PIXAR YANG PUNYA MAKNA MENDALAM, COCOK NIH UNTUK BELAJAR ANAK

 

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI.


4.214

GEREJA

254.111

ANAK

2675

SPONSOR

Copyright © 2016. SUPERBOOK