TESTIMONY

Thu - May 18, 2017 / 703 / SUPERSTORY

Kesaksian Krismanta Ezra

Krismanta Ezra (9 tahun) tidak pernah menyangka akan kehilangan sosok ayah tercintanya begitu cepat. Waktu itu Ezra masih berusia 7 tahun ketika ayahnya meninggal dunia karena sakit, dan peristiwa itu sangat mempengaruhi hidupnya. Sosok bocah yang riang dan penuh rasa ingin tahu perlahan-lahan hilang, tergantikan dengan kesedihan yang panjang. “Bapak itu sangat sayang sekali sama Ezra, waktu b a p a k m e n i n g g a l E z r a s u k a s e d i h k a r e n a i n g a t bapak.” kenang Ezra saat ditemui di rumahnya di desa Aek Popo.

Sejak dua tahun yang lalu, ibu Ezra (Ibu Martina) yang meneruskan pelayanan ayah Ezra di gereja GBI Aek Popo. Ayah Ezra sendiri pernah berpesan kepada Ezra untuk kelak menjadi pendeta dan membantu pelayanan ibunya. Dua tahun berlalu, namun kesedihan Ezra belum bisa hilang. Ibu Martina mengakui sulit rasanya menghibur anak semata wayangnya itu. “ Waktu ayahnya meninggal, E z r a p e r n a h b e r k a t a k e p a d a s a y a , s i a p a l a g i yang akan menjadi ayah saya?” ucap Ibu Martina mengulang perkataan Ezra. “Jujur, pertanyaan itu membuat saya sedih . Saya cuma bisa merangkul dia  dan berkata bahwa Ibu sayang Ezra,” ungkapnya.

Awal tahun 2017, Superbook hadir di Sekolah Minggu GBI Aek Popo. Setiap minggu Ezra mengikuti pelajaran demi pelajaran, mulai dari kisah Adam dan Hawa dalam Tipuan Si Ular sampai kisah kelahiran Tuhan Yesus dalam Kado Terindah. Dari setiap pelajaran yang ia dapat di Sekolah Minggu itulah Ezra mulai mengenal pribadi Yesus.  “ Sejak ad a Superbook saya tidak sedih lagi, karena Firman Tuhan ada di dalam hati Ezra, Tuhan Yesus seperti bapak bagi Ezra”  ujar Ezra.

Sejak kurikulum sekolah minggu Superbook digunakan di gereja GBI Aek Popo ini, ada perubahan yang terlihat dalam diri Ezra. Satu kali Ezra pernah berbicara dengan ibunya dan berkata, “Saya sayang sama mama, saya mau bertobat, itulah kata – kata yang dia berikan waktu dia nonton tipuan si ular,”

 ujar Ibu Martina “ Saya melihat perubahan anak saya membuat saya bersyukur dan setelah adanya kurikulum sekolah minggu Superbook say a boleh melihat anak saya ini berubah.” Kini, ada senyuman di wajah Ezra dan ada harapan yang baru untuk masa depannya. “Cita – cita Ezra ingin menjadi pendeta, karena ingin meneruskan pelayanan bapak.” tutup ezra.

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK