ARTICLE

Tue - Mar 05, 2024 / 223 / Daily Devotional

Belajar dari Ayub: Menjalani Hidup dengan "Roller Coaster" Iman

Shalom SuperParent!
Menerima masa baik dan buruk adalah kunci untuk menjalani hidup yang bahagia. Ajarkan anak-anak tentang hal ini. Pernahkah kamu melihat roller coaster? Wahana yang naik turun dengan cepat dan terkadang berputar-putar? Hidup kita juga seperti roller coaster, lho! Ada saatnya kita senang dan bahagia, seperti saat bermain bersama teman-teman atau mendapatkan hadiah. Tapi, ada juga saatnya kita merasa sedih dan kecewa, seperti saat kalah dalam pertandingan atau kehilangan mainan kesayangan.

Kadang, kita mungkin bertanya-tanya, 'Kenapa sih, ada hal-hal yang tidak menyenangkan terjadi?' Nah, dalam iman kita kepada Tuhan, ada sebuah jawaban yang menarik. Coba dengarkan cerita tentang Ayub. Ayub adalah orang yang baik dan selalu taat kepada Tuhan. Tapi, suatu hari, Tuhan mengizinkan berbagai cobaan berat datang kepada Ayub. Dia kehilangan harta bendanya, anak-anaknya, dan bahkan kesehatannya. Bayangkan, Nak, betapa sedih dan kecewanya Ayub!

Ayub 2:10 TB
Tetapi jawab Ayub kepadanya: ”Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.

Banyak orang mungkin akan marah dan kecewa kepada Tuhan jika mengalami hal yang sama seperti Ayub. Tapi, Ayub tidak. Dia tetap percaya kepada Tuhan dan berkata, 'Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?'. Dari cerita Ayub, kita belajar bahwa menerima segala sesuatu dari Tuhan, baik dan buruk, adalah bagian penting dalam hidup. Ketika kamu mengalami hal yang baik, seperti mendapatkan nilai bagus di sekolah atau memenangkan lomba, jangan lupa untuk bersyukur kepada Tuhan. Ketika kamu mengalami hal yang buruk, seperti dimarahi guru atau kehilangan barang kesayangan, jangan marah atau kecewa kepada Tuhan. Ingatlah bahwa Tuhan selalu menyertaimu dan ingin membantumu. Coba carilah makna di balik setiap situasi. Tanyakan kepada Tuhan apa yang ingin Dia ajarkan kepadamu melalui situasi tersebut. Misalnya, ketika kamu dimarahi guru, mungkin Tuhan ingin kamu belajar untuk lebih disiplin. Ketika kamu kehilangan barang kesayangan, mungkin Tuhan ingin kamu belajar untuk lebih menghargai apa yang kamu miliki. Dan yang terpenting, jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Tuhan. Mintalah kekuatan, kebijaksanaan, dan kedamaian kepada-Nya. Percayalah, bahwa Tuhan selalu mengasihimu dan Dia tidak pernah ingin menyakitimu. Seperti Ayub, belajarlah untuk menerima segala sesuatu dari Tuhan dengan iman dan penyerahan diri. Dengan begitu, kamu akan menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih dekat dengan Tuhan.

Download PDF

Jery Patampang

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK