ARTICLE

Mon - Aug 05, 2019 / 287 / Parenting

Takut Anak Anda Depresi? Latih Mereka Lakukan Hal Berikut Ini!

Akhir-akhir ini, kita sering mendengar berita bunuh diri, dan parahnya, ada anak-anak yang menjadi pelakunya, lho. Tapi, SuperParents tidak perlu khawatir karena bisa ajari anak tentang resiliensi sejak dini.

Resiliensi adalah kemampuan beradaptasi agar tetap teguh dalam situasi sulit, sehingga seseorang tahan banting dan mampu bangkit kembali dari keterpurukan. Seseorang yang memiliki resiliensi rendah akan mudah putus asa serta tidak menutup kemungkinan untuk mengakhiri hidupnya (bunuh diri).

Hidup ini semakin menantang, oleh karena itu Rasul Paulus melalui surat Filipi 4:13 meninggalkan warisan pesan yang perlu kita ingat bahwa “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku”. Nabi Mikha juga membuat pernyataan dalam Mikha 7:8 “Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula. Sekalipun duduk dalam gelap, Tuhan menjadi terangku”. Inilah resiliensi, yang memampukan seseorang seperti bola bekel, yang akan melenting lebih tinggi ketika dijatuhkan.

Karena resiliensi adalah sebuah kemampuan yang tidak diwariskan dan tidak diperoleh secara alami, jadi SuperParents harus melatih anak-anak. Berikut ini adalah caranya:

Baca juga: KENAPA SIH GEREJA KARISMATIK MELAKUKAN PENYERAHAN BAYI?

1. Jangan terlalu mudah memberi sesuatu yang diinginkan anak

SuperParents, budayakanlah untuk tidak memberi sesuatu yang diinginkan anak kita dengan mudah, ya. Jika barang yang mereka punya hilang, atau rusak, jangan langsung diganti. Ajari mereka untuk menghargai barang yang mereka punya, dan berusaha jika ingin mengganti barang tersebut. SuperParents bisa ajari anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah, atau belajar dengan giat, agar mereka bisa mendapat barang pengganti.

2. Hati-hati dalam memuji anak

SuperParents harus ingat, pujian memang dibutuhkan, tapi tidak boleh berlebihan, ya. Mulailah memuji anak karena pencapaian atau usaha kerja keras mereka, bukan karena keadaan fisiknya (kamu cakep deh) atau yang diperolehnya (wah, tasnya baru nih).

Baca juga: 4 MASALAH PENTING YANG DIHADAPI GENERASI ANAK SEKARANG, INI PR KITA!

3. Dampingi anak menghadapi setiap tantangan dan masalahnya

Nah, hal ini sangat penting untuk dilakukan, SuperParents. Pastikan SuperParents selalu ada saat anak sedang sedih, bukan hanya untuk mendampingi, tetapi untuk memberikan pemahaman.

Berikut ini adalah contoh cerita dari poin ketiga.

Seorang ibu menjemput putrinya yang duduk di TK A. Dari luar gerbang sekolah, ibu ini melihat siswa siswi TK A memegang balon berwarna warni, sepertinya ada yang berulang tahun. Ibu ini melihat wajah muram putrinya yang memegang balon berwarna kuning. Si ibu paham karena merah adalah warna favorit putrinya.

Untuk melatih resiliensi sang anak, si ibu dengan tenang dan wajah ceria menghampiri putrinya dan berkata, “Wah, bagus sekali balonnya. Siapa yang hari ini ulang tahun?”  Ketika si kecil merengek minta balon warna merah karena ada siswa lain yang memegang balon warna merah. Ibu dapat berkata, “Bagus lho warna kuning, seperti warna bunga matahari. Jadi ngga usah tukar ya.”

Respon diatas akan membuat anak belajar menerima sesuatu yang tidak ia sukai.

Sumber: Ibu dan Balita

Sebagai orangtua, kita perlu mengajarkan, melatih dan mendampingi anak untuk mampu menerima kekecewaan, kegagalan dan kesedihan dalam hidupnya. Resiliensi perlu diajarkan dan dilatih kepada anak sejak dini, agar peristiwa pahit atas keputusan anak-anak yang salah tidak terulang lagi.

Wahyu Widyawati

Fasilitator Superbook - Surabaya
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK