ARTICLE

Mon - Apr 24, 2023 / 374 / Parenting

Superparents, Lakukan Ini Supaya Anak Mau Beres-beres Rumah Tanpa di Suruh

Di perayaan Natal bulan Desember 2022 lalu, anak-anak Sekolah Minggu Superbook ditantang untuk menjadi agen kebaikan Superbook, yaitu dengan melakukan beragam kebaikan kepada orang tua, teman maupun lingkungan sekitarnya.

Ada banyak anak yang mengikuti tantangan ini dan akhirnya membagikan kesaksiannya. Salah satu diantaranya adalah Joyfull Manafe. Anak berusia 5 tahun ini dengan bersemangat melakukan tantangannya, mulai dari membantu mama memasak, memandikan anjing, bersih-bersih rumah hingga ikut menanam tanaman di pekarangan rumah.

Melihat semangat Joyfull ikut membantu mama, membuat hati Yeni sang mama begitu bahagia. Tentu saja semua orang tua akan merasakan hal yang sama ketika mendapati anak-anaknya berinisiatif untuk beres-beres rumah tanpa disuruh bukan?

 

Baca Juga: 8 SKILL ANAK YANG HARUS DILATIH SEJAK DINI UNTUK BEKAL DI MASA DEPAN

 

Jika Joyfull tertantang melakukan kebaikan melalui tantangan Superbook, lalu bagaimana anak bisa berinisiatif melakukan kebaikan yang sama setiap hari meski tanpa diberikan tantangan? 3 langkah ini mungkin bisa membantu:

Langkah 1: Buat sistem tugas yang bisa dikerjakan anak

Dibanding anak perempuan, anak laki-laki cenderung tidak akan peduli dengan kondisi rumah yang berantakan. Lalu bagaimana caranya supaya anak punya beban untuk terlibat membereskan rumah?

Mulai dengan sistem penjadwalan harian. Setiap anggota keluarga punya list berbeda dalam mengerjakan tanggung jawab setiap hari. Tempelkan jadwal yang jelas di sudut rumah yang bisa dilihat dengan jelas oleh anak. Jadwal ini akan jadi pengingat bagi anak untuk mengerjakan tugas tanggung jawabnya setiap hari.

 

Langkah 2: Ada konsekuensi yang menanti

Superparents perlu menyampaikan rules yang jelas kepada anak. Misalnya, apa yang harus dibereskan dalam sehari, kapan waktu mengerjakannya dan bagaimana cara mengerjakannya.

Bagaimana dengan anak yang kedapatan lalai mengerjakan tanggung jawabnya? Inilah yang Superparents perlu tegaskan, bahwa ada konsekuensi yang akan mereka terima. Misalnya, jika anak lupa atau malas mengerjakan tanggung jawabnya membuang sampah di hari ini, maka mereka akan dilimpahkan tanggung jawab ganda keesokan harinya.

 

Baca Juga: 8 KALIMAT YANG HARUS DIKATAKAN PADA ANAK SETIAP HARI AGAR MEREKA SUKSES!

 

Langkah 3: Berikan pandangan yang mudah dimengerti

Membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang berinisiatif memang perlu dilatih setiap hari. Tapi hal yang jauh lebih berhasil dari itu adalah ketika Superparents bisa membentuk paradigma anak. Bentuklah paradigma anak dengan memberikan mereka sudut pandang kebenaran firman Tuhan. Misalnya, menjelaskan makna dibalik ayat Kolose 3: 23 yang berkata, “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

Anak perlu punya mindset bahwa mereka diciptakan Tuhan untuk menjadi anak-anak yang berhasil dan rajin. Untuk menyenangkan hati Tuhan, mereka perlu mengerti bahwa bahkan mencuci piring, membereskan mainan atau membereskan tempat tidur yang berantakan akan menyenangkan hati Tuhan jika dilakukan dengan sukarela.

Superparents tak perlu memaksa atau mendesak anak untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Cukup dorong anak atau libatkan mereka dalam pekerjaan sehari-hari di rumah dan lihatlah perbedaannya.

Lori

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK