ARTICLE

Wed - May 18, 2022 / 304 / Parenting

Saat Anak Ajukan Pertanyaan Sulit Tentang Alkitab, Jawablah Dengan 3 Cara Ini

Bulan lalu, saya berhadapan dengan pertanyaan sulit anak saya berusia 10 tahun tentang identitas transgender. Kebetulan mereka sedang melakukan sebuah proyek bersama temannya di sekolah.

Jadi putri saya menjelaskan bahwa, sebagai orang Kristen, dia percaya Tuhan menciptakan kita hanya sebagai pria dan wanita. Sekalipun seseorang tidak bisa menerima identitas gendernya, dia harus tetap bersyukur dan menerimanya.

Ketika mendengar penjelasan anak saya, temannya memilih tidak mau berteman dengan dia.

Jawaban anak tentu saja ditentukan dari sumber informasi yang dia dapatkan. Ketika anak berhadapan dengan pertanyaan-pertanyaan sulit, khususnya tentang Alkitab dan kebenaran firman Tuhan, tugas orang tua untuk menanamkan pemahaman yang benar. Sehingga ketika dia berhadapan dengan kasus seperti LGBT atau keberadaan Tuhan yang tidak kelihatan, anak bisa menjelaskan dengan cara yang tepat.


Jadi lakukanlah 3 cara ini ketika anak mengajukan pertanyaan atau kondisi sulit yang dia sedang hadapi.

1. Belajar bersama

Sebagai keluarga, penting untuk memiliki waktu penggalian Alkitab. Hal ini bisa dilakukan baik setelah bangun tidur maupun sebelum tidur.

Seperti contoh, ketika kami membaca Alkitab bersama-sama ada beberapa pertanyaan yang suka diajukan oleh anak. Misalnya, walaupun saya sudah membaca kitab Kejadian berulang kali, tetapi anak-anak saya sering mengajukan pertanyaan yang saya tidak pernah pikirkan. Karena itu, kadang saya menjawab dengan jujur bahwa saya tidak tahu soal hal itu.

 

BACA JUGA:  DARIPADA SEMAKIN MEMBERONTAK, GUNAKAN 3 AYAT INI SEBAGAI PEDOMAN MENASIHATI ANAK

 

Tetapi sebagai orang tua, kita seharusnya memberikan jawaban yang bisa diterima oleh anak. Dan hal ini bisa kita lakukan dengan mengajak anak untuk belajar bersama. Jadi cobalah berkata jujur seperti, “Ibu tidak tahu. Tapi mari kita cari tahu.”

Atau orang tua juga bisa menahan jawaban dan akan memberitahu anak nanti. Saat itulah orang tua perlu menemukan jawaban yang tepat, entah dengan bertanya kepada orang yang lebih tahu Alkitab atau menggali dari buku atau sumber terpercaya lainnya.

 

2. Bangun percakapan

Ketika anak bertanya tentang seksualitas, seperti “Apa itu pelacur?” Mungkin orang tua akan kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk menjelaskan.

Ketika orang tua rajin membaca dan menggali Alkitab, kita akan menemukan jawaban dari pertanyaan anak di sana. Misalnya tentang pernikahan dan apa pandangan Tuhan tentang seksualitas.

Sama halnya dengan anak, ketika di dalam keluarga orang tua rajin membangun percakapan seputar Alkitab, anak akan memahami dan memiliki jawaban yang tepat bahkan sebelum mereka mendengar hal tersebut dari guru maupun teman-temannya.

Firman Tuhan akan menolong anak menjawab pertanyaan yang membingungkan banyak orang.

 

BACA JUGA: INI LHO 7 KALIMAT YANG SEMUA ANAK HARUSNYA DENGAR

 

3. Libatkan anak di pemuridan sekolah minggu

Kemampuan setiap orang tua tentu saja berbeda-beda. Ada orang tua yang terbatas secara pengetahuan dan informasi. Jika demikian, dibutuhkan bantuan dari luar untuk menghadapi beragam pertanyaan yang tidak mampu diakomodir oleh orang tua.

Jadi ada baiknya orang tua melibatkan anak di pemuridan sekolah minggu. Melalui pembelajaran Alkitab di sekolah minggu, anak bisa diarahkan untuk memahami sesuatu yang anak tidak pahami sebelumnya. 

Lori Mora

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK