ARTICLE

Tue - Aug 11, 2020 / 2549 / Parenting

Peran Penting Orang Tua Menurut Alkitab yang Wajib Diketahui

Siapapun pastinya berharap keluarganya bisa menjadi keluarga Kristen yang ideal dan mampu membesarkan anaknya dengan norma-norma keagamaan dengan baik. Tapi perjuangan yang harus dilakukan untuk mencapai nilai-nilai itu pastinya tidak mudah ya. Apalagi menjadi orang tua itu harus terus mau belajar agar bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya.

Nah sebagai orang tua Kristen, pastinya Superparents ingin anak-anaknya mengamalkan nilai-nilai Kristen dalam pergaulan sampai mereka dewasa. Namun sebelum berharap anak-anak kita mampu mengamalkannya, yuk kita tengok peran orang tua menurut Alkitab itu apa saja sih?

  1. Kenalkan konsep takut akan Tuhan

(Amsal 1:7) “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

Peranan orang tua dalam mendidik anak yang pertama adalah untuk mengajarkan mereka agar “TAKUT AKAN TUHAN”.  Superparents bisa mengajarkan anak dimulai dari rajin berdoa dan membaca Alkitab setiap hari.

 Baca juga : INI LHO PENTINGNYA MENANAMKAN IMAN DAN MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM KELUARGA!

  1. Mendidik tanpa amarah

(Efesus 6:4) “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”

(Kolose 3:21) “Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.”

Ini memang tidak mudah. Mimin sendiri pernah keceplosan melakukannya, namun akhirnya minta maaf juga kepada anak agar tidak menimbulkan kepahitan dalam hatinya. Superparents, Paulus mengingatkan kepada kita agar mendidik mereka dalam ajaran dan nasihat Tuhan. Ketika amarah kita meledak-ledak dalam mendidik anak, maka hati anak bisa tersakiti dan berbahaya untuk masa depan mereka. Jika anak sudah tawar hati, maka akan sulit mendidik mereka. Kita bertugas untuk mengasihi mereka, tegas boleh tapi tidak kasar dan dengan amarah ya.

 

  1. Ajarkan anak untuk mengasihi Tuhan

(Ulangan 6:5-7) “Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.

Allah ingin agar para orang tua selalu mengajarkan kepada anak untuk mengasihi Tuhan secara berulang-ulang. Jadi, anak tidak hanya sekadar tahu, tapi melakukannya juga dalam kehidupan mereka.

 Baca juga : KIAT AGAR ANAK PEMALU BISA PERCAYA DIRI DAN MAMPU BERSOSIALISASI

  1. Mengajarkan agar terus bersyukur

(Ulangan 4:9) “Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, suapaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu.

Selalu bersyukur itu tidak mudah, apalagi di masa-masa sulit. Namun Tuhan ingin agar kita sebagai orang tua mengajarkan kepada anak untuk melihat kebaikan Tuhan dalam kehidupannya. Kebaikan Tuhan harus selalu diingat agar saat anak melewati masa sulit, mereka pun tetap bersyukur dan mampu menghadapinya.

 

  1. Mendidik sesuai dengan kepribadian anak

(Amsal 22:6) “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Superparents penting untuk mengenal kepribadian anak. Dengan mengenal kepribadiannya, kita dapat menentukan cara mendidik mereka secara efektif.

 

  1. Mengajar dengan disiplin

(Amsal 13:24) “Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.

Kasih bukan berarti menjadikan kita sebagai orang tua yang ‘lembek’, tapi tetap bisa mendisiplinkan anak. Tongkat dalam artian disini bukanlah melakukan kekerasan, tapi didikan yang disiplin dan tegas. Anak yang bersalah tetap harus mendapatkan teguran, ajaran, dan bahkan hukuman agar mereka tidak berlaku seenaknya.

 

Sumber : tuhanyesus.org

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK