ARTICLE

Fri - Jul 22, 2022 / 9124 / Sunday School

Peragaan Firman Tuhan “Sedot Telur” tentang Kejatuhan Manusia Dalam Dosa

Zaman sekarang menjadi guru sekolah minggu (GSM) itu harus kreatif dan kontekstual. Kalau tidak, anak hanya akan menjadikan sekolah minggu sebagai rutinitas mingguan semata. Syukurnya jika mereka mau mendengar dan melakukan firman Tuhan yang telah mereka dapatkan. Kalau tidak? Kitapun sebagai GSM turut bertanggung jawab lho.

Daripada pusing-pusing berpikir bagaimana caranya mengajar secara kreatif, Superbook mau bantu kakak-kakak GSM alias SuperTeacher dalam mengajar nih. Kakak bisa menggunakan peragaan ini untuk menjelaskan firman Tuhan. Nama peragaannya adalah “Sedot Telur”. Sebelum memulainya, kakak siapkan dulu:

 

2 buah telur yang sudah direbus (yang 1 untuk cadangan), lalu kupas

Sumber: simplyrecipes.com

 

1 kotak Korek api

Sumber: plinplan.net

 

2 botol kaca kering dengan mulut yang cukup besar (yang 1 untuk cadangan)

Sumber: WebstaurantStore

 

Cara Menjelaskan:

Siapkan meja untuk menaruh bahan-bahan yang akan digunakan. Berikan pengantar kepada anak-anak tentang Kisah Adam dan Hawa (Kejadian 3: 1-24). Siapkan satu botol kaca dan korek api. Mintalah 2 anak untuk menjadi asisten.

Anak pertama akan menyalakan korek api dan menjatuhkannya kedalam botol. Sedangkan anak kedua akan segera menaruh telur di atas mulut botol setelah korek dijatuhkan ke dalam botol. Perhatian dengan seksama. Lama kelamaan telur akan masuk ke dalam botol dan jatuh kedalamnya. Padahal mulut botol itu kecil.

 

Pembahasan:

Sumber: skachat-kartinki.ru

Telur melambangkan kita. Sama seperti Adam dan Hawa, sebagai manusia mudah sekali tergoda dengan hal apapun yang ada disekitar kita untuk jatuh ke dalam dosa. Seperti telur ini. Ketika ada sesuatu yang menarik di dasar botol (tunjuk korek api), si telur yang secara kelihatan tidak mungkin bisa masuk ke dalam botol karena leher botol yang terlalu kecil (tunjuk leher botol), malah bisa dengan perlahan dan mudah masuk ke dalam botol.

Sama seperti kita manusia. Saat kita membuka celah kecil bagi dosa dan mulai kompromi dengan kehendak Tuhan, dengan mudahnya kita bisa terperosok dalam dosa. Contoh celah dosanya seperti diajak menyontek, membantah orang tua, tidak taat dengan orang tua atau guru, dan lain sebagainya. Dan setelah kita masuk ke dalam dosa, kita malah jadi sulit keluar. (Balik botol yang berisi telur. Buktikan kalau telur jadi susah keluar)

Untuk itulah Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menebus dosa umat manusia, ya kita semua. Pengorbanannya di kayu salib mengampuni dosa dan kesalahan kita, asalkan kita datang kepada-Nya. Oleh karena itu, adik-adik harus berpegang pada kehendak Tuhan, bukan kehendak kita sendiri, apalagi karena hasutan yang tidak baik. (CC)

Baca juga:

HAL YANG PERLU DIKETAHUI DAN DIAJARKAN KEPADA ANAK TENTANG DOA

CARA AGAR ANAK MAU DAN MAMPU MENGINGAT FIRMAN TUHAN SETIAP WAKTU

7 HAL YANG MEMBUAT SEKOLAH MINGGU DI GEREJA ANDA TIDAK BERKEMBANG (PART 1)

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK