ARTICLE

Mon - Jul 23, 2018 / 673 / Inspirational

Memperingati Hari Anak Nasional, Anak Indonesia Butuh Beberapa Hal Ini!

Hari ini (23/07) Indonesia memperingati Hari Anak Nasional. Tema yang diusung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) tahun ini adalah “Anak Indonesia Anak GENIUS (Gesit-Empati-Berani-Unggul-Sehat)”.

Memperingati Hari Anak Nasional, akan menarik jika kita melihat isu yang sedang berkembang di Indonesia. Maraknya kasus pernikahan dini menjadi kasus yang perlu mendapat perhatian khusus. Jika dibiarkan, hal ini akan mempengaruhi mindset masyarakat luas dan menjadikan hal ini sesuatu yang lumrah.

Video di atas mengisahkan pernikahan bocah 14 dan 15 tahun. Mirisnya, ternyata perkembangan internet menjadi sarana awal hal ini terjadi. Kalau jaman dahulu pernikahan dini sebagian besar terjadi karena perjodohan, kali ini karena aplikasi chatting. Diawali perkenalan, berlanjut ke pernikahan dalam tempo yang sangat singkat. Mereka berdualah yang ingin segera menikah.

Sebagai anak kecil, mereka tidak menyadari dampak pernikahan dini. Mereka akan kesulitan memperoleh pendidikan yang layak dan memadai. Pernikahan dini juga rentan dengan kekerasan yang berujung perceraian. Anak-anak ini belum bisa bertanggungjawab penuh atas diri mereka sendiri. Mereka belum bisa mengendalikan emosi.

Sebagai orang dewasa yang peduli tentang dunia anak, kakak-kakak dan SuperParents harus menanggapi permasalahan ini secara serius. Mari kita lihat apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya pernikahan dini.

Baca juga: Lebih Baik Menikahkan Anak Remaja Yang Sudah Mulai Pacaran. Benarkah?

Beri mereka perlindungan emosional

Karena masih dalam masa pertumbuhan, pola pikir anak-anak labil. Banyak sekali hal yang belum mereka ketahui karena pikiran mereka masih polos. Untuk itulah mereka membutuhkan sosok orang dewasa yang stabil secara emosional untuk menginspirasi dan menjadi panutan ketika menghadapi masalah.

Bantu mereka bersosialisasi

Dorong anak-anak untuk menyampaikan ide dan keinginan mereka. Dengan demikian Anda bisa memberi masukan positif yang membantu mereka membentuk pola pikir mereka.

Beri mereka wadah untuk berkarya

Sajikan dunia yang lebih luas yang bisa membuka wawasan mereka. Banyak wadah positif selain sekolah yang dapat membantu mereka berkarya. Hal ini juga akan memotivasi mereka untuk mulai memikirkan karir di masa yang akan datang.

Bantu mereka memperoleh kebahagiaan

Anak-anak butuh lingkungan yang bahagia. Hal ini akan membantu pikiran mereka berkembang secara positif. Apalagi untuk anak-anak yang pernah mengalami traumatik, hal ini akan membantu mereka mengembalikan rasa percaya diri.

Ayo kakak-kakak dan SuperParents, mari bekerjasama mendukung anak-anak Indonesia menjadi anak yang genius! (CG)

Carryn Graciano

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK