Banyak orangtua berpikir sekolah minggu hanyalah “tempat penitipan anak di gereja.” Anak dititipkan, orangtua bisa ikut ibadah tanpa terganggu, lalu selesai. Padahal, sekolah minggu bukan sekadar ruang bermain atau pengasuhan, melainkan pondasi rohani yang membentuk iman anak sejak dini.
Sering kali, anak diantar hanya supaya “ada kegiatan di gereja.” Tapi orangtua lupa, lewat sekolah minggu, anak belajar firman Tuhan dengan cara yang kreatif, mengenal Yesus secara pribadi, dan bertumbuh dalam karakter Kristus. Jika hanya dianggap pengasuhan, maka anak kehilangan dukungan utama dari orangtua untuk benar-benar mengalami firman itu di rumah.
Guru sekolah minggu bisa mengajar, mendoakan, dan membimbing anak. Tetapi yang paling berpengaruh tetaplah orangtua. Firman Tuhan menegaskan: “Ajarkanlah berulang-ulang kepada anak-anakmu, ketika engkau duduk di rumahmu, ketika engkau sedang dalam perjalanan, ketika engkau berbaring dan ketika engkau bangun.” (Ulangan 6:7).
Artinya, guru hanya menanam, tapi orangtua yang menyirami setiap hari.
BACA JUGA : SUPERBOOK KIDS CLUB | 17 AGUSTUS 2025
- Anak melihat sekolah minggu hanya sebagai rutinitas, bukan kesempatan bertemu Tuhan.
- Ajaran guru tidak berlanjut di rumah karena tidak diperkuat orangtua.
- Anak bisa merasa imannya bukan hal penting, karena tidak diteladani oleh orangtuanya sendiri.
Libatkan diri: tanya anak apa yang ia pelajari di kelas minggu itu.
Berdoa bersama: hubungkan pelajaran sekolah minggu dengan doa keluarga.
Teladan sehari-hari: tunjukkan iman dalam sikap, bukan hanya kata.
Bangun kebersamaan dengan guru: berkomunikasi dengan SuperTeachers untuk mengetahui perkembangan anak.
Sekolah minggu bukanlah sekadar “penitipan anak rohani.” Anak-anak sedang dituntun mengenal Allah yang hidup. Ketika orangtua mendukung penuh, iman yang ditanam di gereja akan bertumbuh subur di rumah. Mari kita tidak hanya menitipkan, tetapi juga mendampingi anak-anak kita dalam perjalanan iman mereka.
Jangan berhenti di sini masih banyak artikel parenting lainnya yang bisa bantu kamu membimbing anak dalam terang Firman Tuhan. Klik Disini dan temukan yang kamu butuhkan hari ini.
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK