ARTICLE

Mon - Feb 25, 2019 / 971 / Parenting

Jangan Ditiru Ya! Inilah Kesalahan Yakub Saat Membesarkan Anak-anaknya

Sebagai orangtua tak jarang kita sendiri bingung harus menerapkan langkah parenting seperti apa kepada anak kita. Walaupun banyak referensi yang muncul sekarang baik di internet maupun berbagai seminar, ternyata saat dipraktekkan tidak semudah bayangan kita.  Tapi setidaknya kita tidak melakukan kesalahan dalam mendidik anak seperti halnya tokoh Alkitab yang satu ini.

Ingat dengan Yakub? Yap, Yakub adalah saudara kembar Esau yang mendapatkan hak kesulungan dengan semangkuk sup kacang merah. Kehidupannya penuh drama, mulai dari membohongi Esau dan Ishak, ia kemudian ditipu oleh pamannya sendiri (Laban) saat ingin mendapatkan wanita yang diidamkannya, dan ia juga pernah bergumul dengan malaikat di Betel yang akhirnya berujung Tuhan menggantu namanya menjadi Israel.

Baca juga : INILAH HADIAH TERPENTING YANG HARUS ANAK DAPATKAN SAAT ULANG TAHUN!

Hal yang menarik, ia dikaruniai banyak anak lho. Ada 13 anak, 12 anak laki-laki dan 1 perempuan. Memang tidak banyak kisah di Alkitab yang menceritakan bagaimana Yakub membesarkan anak-anaknya. Tapi yang perlu kita perhatikan :

 

1. Yakub pilih kasih kepada anak-anaknya

Kejadian 37:3 berbunyi “Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya”. Ayat ini sangat jelas menggambarkan bagaimana Yakub membeda-bedakan anak-anaknya. Ia lebih mengistimewakan Yusuf daripada saudara-saudara yang lain.

Dengan alasan apapun, pilih kasih bukanlah cara yang bijak untuk membesarkan anak. Psikolog anak, Fathya Artha Utami, mengungkapkan ada sejumlah dampak dari perasaan-perasaan yang biasanya muncul ketika anak merasa orang tuanya pilih kasih:

 

2. Yakub tidak memberikan teladan kepada anak-anaknya bagaimana hidup benar dalam Tuhan

Pengalaman rohani Yakub pada saat ia masih lajang ternyata tidak banyak berpengaruh pada kehidupan rumah tangganya. Lihatlah bagaimana kehidupan anak-anaknya pada saat besar.

Alkitab menuliskan Ruben, anak tertuanya meniduri Bilha, gundik dari ayahnya sendiri (Kejadian 35:22) atas dasar panas hati akibat Dina diperkosa oleh Sikhem. Simeon dan Lewi menipu dan membunuh setiap penduduk laki-laki di negeri tempat asal Sikhem (Kejadian 34).  

Baca juga : VIRAL VIDEO MURID MENANTANG GURUNYA, SEBAIKNYA KITA MENGAJARKAN ANAK HAL INI

Apa yang dilakukan oleh Ruben, Simeon, dan Lewi itu sesungguhnya karena Yakub tidak (bisa atau mau) memberikan teladan bagaimana hidup benar di dalam Tuhan. Mereka mengambil respon yang menurut mereka benar padahal itu semua bukanlah yang Tuhan kehendaki. Seorang laki-laki atau perempuan dewasa yang diajar orangtua dari sejak kecil mengambil keputusan dengan melibatkan Tuhan, sampai kapan pun akan melakukan itu di dalam kehidupan mereka.

Itulah kekeliruan dalam parenting yang pernah Yakub lakukan dalam keluarganya. Kiranya dapat menjadi gambaran bagi kita semua agar tidak melakukan hal yang sama dan justru memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Tuhan memberkati

Sumber : jawaban.com

Contasia Christie

Content writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK