Kadang kita kepikiran, “Kalau Paskah di sekolah minggu, harus bikin acara seperti apa ya supaya anak-anak tetap seru tapi juga tetap mengerti maknanya?” Tenang, sebenarnya gak harus ribet kok. Yang penting acaranya mengalir, anak-anak merasa senang, dan di akhir mereka ngerti satu hal: Yesus mengasihi mereka.
Nah ini contoh rangkaian acara yang bisa langsung dipakai di kelas sekolah minggu.
Jangan langsung masuk cerita dulu. Anak-anak biasanya masih butuh waktu buat “pemanasan”. Kita bisa mulai dengan tepuk-tepuk sederhana, lagu gerakan, atau tanya hal yang ringan seperti:
“Siapa yang hari ini datang dengan hati yang senang?”
“Siapa yang tadi pagi sudah sarapan?”
Hal kecil seperti ini bikin anak-anak langsung merasa nyaman dan siap ikut kelas. Kalau awalnya sudah fun, biasanya sampai akhir mereka juga lebih fokus.
Setelah ice breaking, langsung masuk ke pujian. Pilih lagu yang ceria dulu supaya suasana tetap hidup. Anak-anak biasanya lebih cepat fokus kalau diajak bernyanyi daripada langsung duduk diam.
Baru setelah itu, bisa masuk satu lagu yang lebih tenang tentang kasih Tuhan atau tentang Yesus. Jadi alurnya tetap enak: mulai dari yang fun, lalu pelan-pelan masuk ke momen yang lebih tenang.
Di bagian ini, kita gak perlu jelasin semuanya terlalu dalam. Cukup bantu anak-anak mengerti bahwa Yesus sangat mengasihi kita sampai Dia rela mati di kayu salib, dan Dia bangkit karena Dia hidup.
Ceritakan dengan gaya yang santai, seperti lagi ngobrol sama anak-anak. Kalau perlu, selipkan pertanyaan kecil seperti:
“Menurut kalian, Yesus sayang kita gak?”
“Kalau ada yang sayang kita, biasanya dia ngapain?”
Biasanya anak-anak langsung lebih terlibat kalau diajak ngobrol seperti ini.
Setelah cerita, jangan langsung ditutup. Anak-anak biasanya lebih ingat kalau ada aktivitas. Kita bisa ajak mereka:
mewarnai gambar salib
membuat kartu Paskah sederhana
menulis satu kalimat: “Terima kasih Yesus karena Engkau sayang aku”
Aktivitas sederhana seperti ini bukan cuma bikin kelas jadi seru, tapi juga membantu anak-anak mengingat makna Paskah lebih lama.
Di akhir, ajak anak-anak duduk tenang sebentar. Gak perlu lama, cukup 1–2 menit saja. Lalu kita bisa bilang sesuatu yang sederhana seperti:
“Hari ini kita belajar satu hal ya… Yesus sangat sayang sama kita.”
Biasanya justru di bagian ini anak-anak lebih fokus, karena suasananya sudah tenang.
Doanya juga gak perlu panjang. Cukup yang sederhana dan mudah dimengerti anak-anak. Misalnya:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sangat sayang kami. Terima kasih karena Engkau bangkit dan selalu bersama kami. Amin.”
Dan selesai. Sederhana, tapi tetap bermakna.
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK