ARTICLE

Wed - Sep 20, 2023 / 621 / Parenting

Begini Cara Menghadapi Anak yang Enggan Pergi ke Gereja

'Enggak mau pergi ke gereja, pokoknya!' teriak sang anak kepada orang tuanya.

Situasi seperti ini seringkali dihadapi oleh orang tua, pendeta, dan para pengajar anak.

Bagaimana seharusnya kita merespon ketika anak menolak untuk pergi ke gereja?

Mungkin respon terbaik yang dapat diberikan orang tua adalah memberikan ruang kepada anak untuk membuat pilihannya sendiri. Orang tua biasanya memiliki niat baik ketika mengajak anak ke gereja, tetapi mereka juga harus bersedia untuk tidak memaksa anak jika anak tersebut merasa terpaksa.

Anak-anak tidak selalu memiliki pemahaman yang cukup untuk membuat keputusan sendiri sampai mereka mencapai usia tertentu.

 

Baca Juga: PERLUKAH KITA MEMAKSA ANAK YANG TIDAK MAU KE GEREJA?

 

Oleh karena itu, ketika anak masih belia, penting bagi orang tua untuk memahami bahwa pikiran anak masih dipenuhi dengan keinginan mereka sendiri.

Sebagai contoh:

- Jika anak menolak untuk menggosok gigi karena mereka tidak menyukainya, itu bukan masalah besar. Suatu saat nanti, mereka akan mengerti pentingnya menjaga kebersihan gigi.

- Ketika mereka tidak antusias tentang sekolah, tidak perlu khawatir. Mereka mungkin akan berubah pikiran jika Anda menceritakan pengalaman positif yang dapat mereka nikmati di sekolah.

- Jika anak enggan makan sayur, tidak perlu panik. Rasanya akan berubah seiring berjalannya waktu.

Penting untuk diingat bahwa respon semacam ini tidak akan membuat Anda terlihat seperti orangtua yang buruk.

 

Baca Juga: SAAT ANAK NGGAK MAU KE GEREJA, HARUSKAH ORANG TUA MEMAKSA?

 

Hal yang sama berlaku ketika anak-anak menolak pergi ke gereja. Dalam beberapa bulan ke depan, mereka mungkin akan mulai bertanya-tanya mengenai apa yang menarik di gereja dan mungkin secara perlahan akan tertarik untuk mengikutinya. Mereka akan terus tumbuh dan belajar seiring berjalannya waktu, dan mereka akan melakukan sesuatu karena mereka ingin melakukannya.

Namun, jika anak menolak pergi ke gereja karena merasa bosan, Anda mungkin perlu mencari cara lain untuk membantu mereka berkembang. Misalnya, mencari sekolah minggu yang menarik sesuai dengan minat mereka. Yang terpenting adalah agar anak tetap semangat untuk mengenal Tuhan lebih dalam.

Ini satu ayat penutup yang perlu papa mama renungkan: 'Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu.' (Amsal 22:6)

Lori

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK