ARTICLE

Tue - Jun 25, 2019 / 636 / Parenting

Anak Sulit Menurut Saat Ditegur, Coba Lakukan 7 Pendekatan Ini

Siapa sih yang suka kalau dirinya ditegur? Sama seperti anak. Memberikan pengertian kepada mereka melalui teguran tidak semudah ketika kita melakukannya kepada orang dewasa. Perlu teknik dan pendekatan agar anak menuruti perkataan kita.

Fase anak-anak adalah masa dimana mereka sedang aktif-aktifnya mencari tahu dan melakukan berbagai kegiatan. Mereka yang masih penuh dengan daya imajinasi dan kreativitas yang tinggi kadang melakukan hal-hal yang membuat orang dewasa jengkel. Contohnya seperti menggambar di tembok, tidak sengaja menumpahkan atau merusak sesuatu, bertanya banyak hal disekitarnya dan masih banyak lagi.

Baca juga : BAGAIMANA CARA MENDIDIK ANAK MENJADI PAHLAWAN DARIPADA PENONTON?

Karena mereka masih anak-anak dan memerlukan pendekatan yang khusus agar mau nurut, berikut Superbook mau membantu SuperParents dan Super Teacher dengan cara:

1. Sabar

Bersabarlah ya SuperParents dan Super Teacher karena anak memang sedang dalam masa-masa aktif mencari tahu.

Sumber : Fatherly

2. Bicara dengan kontak mata

Agar anak mau mendengar kita dengan baik, lakukanlah teguran bersama kontak mata dengan anak. Posisikan diri SuperParents sejajar dengan anak dan kalau bisa di tempat yang tidak terlalu banyak orang agar anak tidak merasa malu jika sedang ditegur.

3. Hindari kata kasar

Hindari mengeluarkan kata kasar di depan anak agar mereka tidak menirunya di kemudian hari.

Baca juga : 7 ATURAN PENGGUNAAN GADGET YANG BISA DITERAPKAN DALAM KELUARGA

4. Kendalikan emosi dan melakukan kekerasan

Tak jarang kita jadi gemas ya kalau anak sedang merengek di tempat umum untuk dibelikan sesuatu. Wah sabar ya SuperParents, jangan sampai saat itu kita gunakan amarah untuk menegur anak. Karena jika kita tidak bisa mengendalikan emosi, bisa memicu kita melakukan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anak. Misalnya mencubit, memukul, membentak, dll.

5. Jangan membentak anak bahkan mengancamnya.

Membentak tanpa penjelasan yang rasional justru membuat anak menjadi takut dengan SuperParents dan membangun hubungan yang tidak baik dengannya. Teguran dan ancaman juga sebaiknya tidak SuperParents lakukan karena anak hanya akan takut tapi tidak melihat esensi teguran di dalamnya.  Gunakanlah kasih saat menegur anak, yaitu dengan nasehat dan penjelasan yang baik.

Sumber : CourseHorse

6. Berdiskusilah dengan anak lalu buat perjanjian

Lakukan teguran seperti berdiskusi dengan anak. Berikan kesempatan bagi anak untuk menjelaskan pendapatnya, kenapa ia melakukan kesalahan tersebut. Barulah SuperParents arahkan untuk membuat perjanjian dengannnya supaya anak tidak melakukan lagi hal tersebut.

7. Berikan contoh dan jadilah teladan bagi anak

Jika SuperParents menegur anak, sebaiknya berikan contoh perbuatan yang seharusnya mereka lakukan supaya mereka bisa belajar untuk memperbaiki kesalahannya di masa mendatang. Nah bukan hanya mengritik, kitapun harus jadi teladan bagi anak. Kalau kita berkata tidak terhadap suatu perbuatan, maka kita pun tidak boleh melakukan hal tersebut.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK