ARTICLE

Tue - Sep 16, 2025 / 1398 / Parenting

5 Hal yang Harus Orangtua Sadari tentang Akar Kemalasan Anak

SuperParents, pernahkah merasa heran kenapa anak begitu sulit diarahkan?

Malas belajar, malas bangun pagi, bahkan malas beribadah. Kadang hal itu dianggap wajar karena “anak-anak memang begitu.” Padahal jika dibiarkan, kemalasan bisa menjadi akar yang melahirkan banyak masalah lain. Sebelum semuanya terlambat, mari kita belajar melihat lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi.

1. Kemalasan Bukan Masalah Sepele

Ketika anak malas belajar, malas bangun pagi, atau malas ke gereja, itu bukan sekadar kebiasaan buruk. Kemalasan bisa menjadi akar yang menumbuhkan sikap melawan, mudah marah, dan sulit diarahkan.

2. Kemalasan Bisa Membawa Dampak Luas

Malas belajar bisa membuat anak ketinggalan di sekolah. Malas beribadah bisa membuat anak jauh dari firman Tuhan. Akibatnya, anak kehilangan disiplin dan arah hidup.

3. Firman Tuhan Berkata

Amsal 6:6 berkata, “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak.” Tuhan memberi contoh sederhana untuk mengajar anak belajar rajin, disiplin, dan bertanggung jawab.

BACA JUGA : Aku Pernah Hampir Dikeluarkan dari Sekolah Karena Malas, Tapi Tuhan Pulihkan Aku

4. Perubahan Dimulai dari Hati, Bukan Sekadar Paksaan

Paksaan orangtua mungkin membuat anak patuh sementara, tetapi hanya firman Tuhan yang bisa menyentuh hati anak. Saat hati disentuh Tuhan, anak yang malas bisa berubah jadi rajin.

5. Orangtua Berperan sebagai Penolong dan Penuntun

Jangan biarkan kemalasan dianggap wajar. Ajak anak mengenal Tuhan lebih dekat, dukung mereka lewat doa, bimbingan, dan ajakan konsisten untuk belajar firman, sekolah Minggu, atau komunitas rohani.

Inti pesan rohani yang bisa dipetik adalah: perubahan anak tidak berhenti pada kebiasaan, tetapi pada hati yang disentuh Tuhan. Dari hati yang dipulihkan, lahirlah semangat baru untuk rajin, taat, dan hidup berkenan pada-Nya.

Mau belajar lebih banyak cara sederhana tapi berdampak untuk mendampingi anak? Yuk, temukan inspirasinya di The Parenting Project!

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK